DENPASAR, Radar Bali - Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Mahasaraswati (PBSI FKIP Unmas) Denpasar melaksanakan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di SD Negeri 10 Pemecutan Denpasar dengan tema “Pengembangan Materi Ajar Bahasa Indonesia Berbasis Etnopedagogi”.
Ketua pelaksana sekaligus sebagai pemateri kegiatan ini adalah Dewa Gede Bambang Erawan, S.Pd., M.Pd, didampingi oleh Dr. Drs I Nyoman Suparsa, MS (Anggota), dan Drs. I Nyoman Suwandi, M.Pd (Anggota).
Kegiatan tersebut bertujuan mensosialisasikan, dan sekaligus melaksanakan pendampingan kepada seluruh guru SDN 10 Pemecutan Denpasar terkait pengembangan materi ajar bahasa Indonesia yang berbasis Etnopedagogi.
Etnopedagogi dapat dijadikan sebagai salah satu pendekatan dalam mengembangkan materi ajar bahasa Indonesia yaitu dengan mengangkat nilai-nilai kearifan lokal setempat agar materi ajar yang disusun dapat meningkatkan antusiasme peserta didik dalam mengikuti pembelajaran bahasa Indonesia.
Selain melibatkan seluruh guru yang ada di lingkungan SDN 10 Pemecutan Denpasar, kegiatan PkM ini juga diikuti oleh mahasiswa PBSI FKIP Unmas Denpasar dengan tujuan menambah pengalaman mahasiswa dalam mengikuti forum-forum ilmiah yang berguna menambah intuisi mahasiswa terkait kegiatan ilmiah, baik di lingkungan kampus, maupun di luar kampus.
Adapun mahasiswa yang terlibat dan ikut membantu pelaksanaan kegiatan ini adalah: I Gusti Agung Made Agung Dwipayana, Ni Komang Tri Ulan Cahyani, dan Ni Made Mellia Putri Pradnyandari.
Seluruh guru begitu antusias mengikuti kegiatan ini mulai dari awal hingga akhir. Keantusiasan tersebut dapat dilihat dalam sesi diskusi.
Guru melontarkan pertanyaan-pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber (dosen) dengan harapan mendapatkan pemahaman yang komprehensif terkait dengan langkah-langkah yang harus ditempuh dalam mengembangkan materi ajar berbasis Etnopedagogi.
Di pihak lain, narasumber (dosen) menyambut hangat pertanyaan yang diajukan dan berusaha semaksimal mungkin memberikan tanggapan agar penjelasannya dapat dipahami oleh guru.
Pada akhir acara, seluruh guru melalui kepala sekolah berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan untuk meningkatkan profesionalisme guru dalam menjalankan tugasnya, serta mempererat hubungan antara perguruan tinggi dengan sekolah. (han)
Editor : Rosihan Anwar