Gelombang inovatif muncul dari Tim PPK Ormawa Kelompok Kerja dan Penalaran Fakultas Teknik dan Kejuruan Universitas Pendidikan Ganesha dengan program revolusioner bertajuk "Kampung Iklim". Program ini bukan hanya sekadar respons terhadap perubahan iklim, tetapi juga sebuah langkah adaptasi dan mitigasi yang sukses diimplementasikan di Banyuasri, Singaraja, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
Kampung Iklim menjadi penanda terobosan dalam memadukan beragam aspek kesehatan holistik dan praktik berkelanjutan. Melalui serangkaian program yang dijalankan, seperti Peningkatan Ketahanan Pangan, Pencegahan Penyakit Akibat Perubahan Iklim, hingga Pengelolaan Sampah dan Limbah, Kampung Iklim membawa kontribusi yang signifikan bagi kesejahteraan dan keberlanjutan lingkungan.
Salah satu prestasi luar biasa yang dicapai adalah melalui program Penyuluhan dan Pelatihan Hidroponik, Vertikultur, serta Budidaya Ikan dan Ember yang terlaksana pada bulan lalu tepatnya Sabtu, 7 Oktober 2023. Masyarakat diajak untuk mengelola dan merawat tanaman sayuran dan ikan secara mandiri di rumah dengan lahan terbatas. Langkah ini bukan hanya mengampanyekan ketahanan pangan, tetapi juga memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mandiri secara penuh dalam memenuhi kebutuhan pangan keluarga mereka.
Lebih dari itu, penerapan teknologi pertanian vertikultur dan hidroponik membuktikan efisiensi dalam penggunaan lahan sempit di perkotaan. Sistem pertanian ini menghasilkan panen berkualitas tinggi secara cepat, mendukung ketahanan pangan lokal, sambil menjaga keberlanjutan lingkungan.
Tidak hanya berhenti di situ, Kampung Iklim juga menawarkan solusi ramah lingkungan dengan implementasi lubang resapan biopori dan pemasangan IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah) di beberapa lokasi. Langkah ini tidak hanya membantu dalam pengelolaan limbah organik dan cair, tetapi juga memberikan dorongan besar terhadap kelestarian lingkungan sekitar. Program lainnya yang sukses terlaksana seperti pengadaan Kesehatan Holistik bagi masyarakat, pelaksanaan kebersihan lingkungan secara rutin, dan masih banyak lagi.
Ketua Tim Pelaksana, Bayu Ananta, berbagi dalam sebuah wawancara singkat, "Kami senang melihat respons positif dari masyarakat. Mereka tidak hanya mendapatkan manfaat langsung dari proyek tersebut, namun juga merasa terlibat dalam upaya menciptakan lingkungan yang lebih baik."
Inisiatif ini menghasilkan dampak yang signifikan, termasuk peningkatan kesehatan masyarakat secara menyeluruh, peningkatan keterampilan pertanian, serta penciptaan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan. Semangat yang ditanamkan melalui program Kampung Iklim di Kelurahan Banyuasri diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk mengadopsi pendekatan serupa dalam upaya meningkatkan kesejahteraan dan keberlanjutan dan bersiap menghadapi dampak dari perubahan iklim.
Mari bersama-sama merangkul inovasi, memperkuat kesejahteraan, dan melestarikan lingkungan untuk masa depan yang lebih baik. (*)
Editor : Rosihan Anwar