DENPASAR, radarbali.id - Pendaftaran PPDB jalur zonasi untuk SMP di Kota Denpasar telah berlangsung sejak Kamis (27/6/2024) hingga Sabtu (29/6/2024) mendatang. Secara keseluruhan, Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, A. A. Putu Gede Astara ungkap pendaftaran PPDB masih berlangsung dengan baik.
"Sampai saat ini PPDB di Kota Denpasar berjalan normal sesuai petunjuk teknis yang dikeluarkan oleh Disdikpora Kota Denpasar," ujarnya, kemarin (27/6).
Kendati demikian, pihaknya tetap melakukan evaluasi setiap tahunnya untuk memperbaiki kekurangan di tahun sebelumnya.
Baca Juga: Ahli: Ada Dua Pola Penanganan Pelanggaran Pasal 242 KUHP Dalam Perkara Terdakwa Selepeg
Salah satu SMP yang diminati di Kota Denpasar, SMP Negeri 1 Denpasar juga tengah berproses dalam tahapan pendaftaran PPDB jalur zonasi. Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMP Negeri 1 Denpasar, Putu Nitha Virgantini menyebutkan kuota zonasi hanya sebanyak 112 orang di sekolahnya.
"Terus yang mendaftar per hari ini (27/6 siang, red) sudah 217 orang. Memang dari tahun ke tahun masih banyak peminat. Kalau zona seperti ini, sebenarnya yang lingkungan terdekat," tuturnya.
Hanya saja membludaknya jumlah pendaftar di hari pertama memang sering terjadi. Jumlah ini pun akan menurun di hari kedua hingga hari ketiga pendaftaran.
Baca Juga: Jadwal PKB ke-46 Hari Jumat- Sabtu, 28-29 Juni 2024
Seluruh proses pendaftaran dilakukan melalui website SIAP PPDB Online secara daring di 16 SMP Negeri yang ada di Kota Denpasar.
Kendati demikian, masih ada saja orang tua siswa yang datang ke sekolah untuk menanyakan hal-hal teknis selama masa pendaftaran.
"Kalaupun mereka mau datang ke sekolah, mungkin memang mengawali atau mereka belum terlalu maksimal informasinya. Kami arahkan di bagian depan," kata Nitha.
Hanya saja secara teknis jumlah orang tua yang datang langsung ke sekolah untuk menanyakan pelaksanaan pendaftaran PPDB berkurang dibandingkan tahun lalu.
Hal ini dikarenakan informasi untuk pendaftaran yang lebih mudah didapatkan dan petunjuk teknis yang sudah ada di contact person SMP Negeri 1 Denpasar.
Kekroditan juga sudah diantisipasi sejak awal dengan menyiapkan lima orang operator yang didampingi lima orang di bagian informasi yang standby untuk merespon perihal teknis.
"Kalau kami teknis di sekolah tidak ada kendala. Operator dan sistem aman, karena tiap tahun sudah sama cara kerjanya. Tidak terlalu ada perubahan yang signifikan," jelasnya.
Dirinya turut mengimbau agar orang tua calon siswa dapat bersabar dan pasti akan dikabarkan apabila ada berkas yang belum sesuai.
"Karena verfikator kami sedang bekerja. Itu sudah di-waiting list sebenarnya, jadi tidak usah khawatir. Dalam satu hari pendaftaran pasti kami tuntaskan sampai selesai. Tidak akan ada yang menunggu," sambungnya.
Salah satu orang tua siswa yang mendatangi sekolah, Diah Puspita Sari juga mengatakan tak ada kendala selama menyiapkan berkas. Hanya saja sempat terjadi permasalahan ketika mengakses di link website.
"Kami kan panik kenapa tidak masuk padahal nomor pendaftaran sudah ada, tapi di SMPN 1 Denpasar belum terdaftar. Kami ke sini katanya masih verifikasi. Berkas tidak ada kendala," paparnya.
Lebih lanjut, ia memilih mendaftar di SMP Negeri 1 Denpasar lewat jalur zonasi memang karena lokasinya yang lebih dekat dengan rumah. Di tahun ini, diharapkannya PPDB dapat berlangsung dengan lebih transparan. ***
Editor : M.Ridwan