Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Konjen Jepang Kunjungi ITB STIKOM Bali, Perkuat Program Magang, Pertukaran Mahasiswa dan Budaya

Rosihan Anwar • Kamis, 1 Agustus 2024 | 04:55 WIB
Dari kiri, Dr. Dadang Hermawan, Ny. Dewi Lastmi Miyakawa, Mr. Miyakawa Katsutoshi, Prof. Dr. I Made Badem, MA., dan Ny. Dr. NLN. Swasthi Widajaja Bandem.
Dari kiri, Dr. Dadang Hermawan, Ny. Dewi Lastmi Miyakawa, Mr. Miyakawa Katsutoshi, Prof. Dr. I Made Badem, MA., dan Ny. Dr. NLN. Swasthi Widajaja Bandem.

DENPASAR, radarbali.jawapos.com – Kampus ITB STIKOM Bali kedatangan tamu istimewa. Konsul Jenderal Jepang di Bali Mr. Miyakawa Katsutoshi didampingi istrinya Dewi Lastmi Miyakawa mengunjungi kampus ITB STIKOM Bali, Denpasar, Rabu (31/07/2024).

Kedatangan Miyakawa dan istri diterima oleh Prof. Dr. I Made Bandem, MA (Pendiri ITB STIKOM Baii sekaligus Pembina Yayasan Widya Shanti – induk ITB STIKOM Bali) dan istri Dr. NLN. Swasthi Wijaja Bandem serta Rektor. Dr. Dadang Hermawan.

Dalam pertemuan itu Mr. Miyakwa Katsutoshi mendapat penjelasan dari Prof. Bandem dan Dadang Hermawan tentang program studi yang ada di ITB STIKOM Bali.

Kemudian ada komunitas mahasiswa pencinta budaya Jepang atau Japanese Community of STIKOM Bali (JCoST) yang mengadakan festival tahunan dan dibuka oleh Konjen Jepang sebelumnya. 

Dan mahasiswa yang mengikuti program kuliah sambil magang di Jepang, serta ITB STIKOM Bai terlibat langsung membantu acara peringatan 60 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Jepang.

Selain itu ITB STIKOM Bali juga ada mata kuliah Bahasa Asing sehingga bagi mahasiswa yang ingin mengikuti kuliah sambil magang di Jepang dia akan memilih mata kuliah Bahasa Jepang, jika dia ingin magang di Tiongkok atau Taiwan maka dia memilih mata kuliah Bahasa Mandarin, atau memilih Bahasa Inggris sesuai keinginannya.

“Untuk mahasiswa yang akan ke Jepang, kami tempatkan di asrama kami sehingga mereka lebih fokus memperdalam Bahasa Jepang dan belajar berdisiplin,” kata Prof. Bandem.

Dr. Dadang Hermawan menambahkan, mengingat banyak mahasiswa peserta program kuliah sambil magang di Jepang, maka ITB STIKOM Bali ingin berkolaborasi dengan dengan Konsulat Jepang di Bali untuk mendatangkan tenaga volunteers (relawan) untuk mengajar Bahasa Jepang sebagai native speaker.

Menanggapi banyaknya mahasiswa berminat kerja di Jepang, Mr. Miyakawa menekankan agar mahasiswa memperkuat diri dengan kemampuan Bahasa Jepang level JLPT-2, memiliki disiplin tinggi dan mental yang kuat.

Mr. Miyakwa juga sempat berdialog dengan dua mahasiswa yang sedang kursus Bahasa Jepang yang akan berangkat menggunakan visa Tokutei Ginou.

Menurutnya, dalam waktu 2 -3 tahun ke depan, Pemerintah Jepang tidak lagi menggunakan visa Jishusei (magang) tetap semuanya menggunakan visa kerja Tokutei Ginou.

Usai pertemuan, kepada wartawan Miyakawa mengatakan tujuan kunjungan ini adalah memperkenalkan diri sebagai Konsul Jenderal Jepang yang baru di Bali yang efektif mulai bertugas Mei 2024 lalu.

“Sebagai konsul baru, saya melakukan kunjungan ke tokoh-tokoh di Bali termasuk di bidang pendidikan, seni dan budaya, salah satunya Prof. Bandem.

Saya sangat hormat kepada bapak (Prof. Bandem) karena sudah lama berkecimpung di bidang kesenian, pertukaran budaya (Bali dan jepang) dan pendidikan, bahkan sudah mendapat Bintang Jasa dari Kaisar Jepang tahun 2019,” kata Miyakawa dalam Bahasa Indonesia yang sangat fasih.

Ketika ditanya wartawan apa kerja sama konkret yang akan dibangun dengan ITB STIKOM, Miyakawa mengatakan sudah mendapat penjelasan.

Bahwa di STIKOM Bali ada komunitas mahasiswa pencipta budaya Jepang dan pengiriman mahasiswa magang ke Jepang dan peluang kerja sama pertukaran mahasiswa antara ITB STIKOM Bali dengan perguruan tinggi di Jepang.

“Kami akan mendorong pertukaran mahasiswa dan budaya untuk mempererat hubungan Indonesia (Bali) dan Jepang,” kata Miyakawa Katsutoshi yang beristrikan wanita Sumedang, Jawa Barat, Dewi Lastmi, yang tak lain adalah artis pentolan AFI Session I tahun 2003. (han)


.

Editor : Rosihan Anwar
#Konsul Jepang #itb stikom bali