Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

FKP Universitas Udayana Beri Keterampilan Pengolahan Ikan Tongkol Kering untuk Nelayan di Desa Seraya Timur, Inovasi Alat Pengasapan dan Pemasaran

Rosihan Anwar • Kamis, 3 Oktober 2024 | 19:31 WIB
PENGABDIAN: Para dosen dan mahasiswa FKP Universitas Udayana di Desa Seraya Timur, Karangasem (10/8/2024).
PENGABDIAN: Para dosen dan mahasiswa FKP Universitas Udayana di Desa Seraya Timur, Karangasem (10/8/2024).

AMLAPURA, radarbali.jawapos.com  - Pengabdian dilaksanakan pada hari Sabtu, tanggal 10 Agustus 2024 di Kantor Desa Seraya Timur dan Banjar Kangin, Desa Seraya Timur, Karangasem.

Kegiatan ini mengundang 60 orang yang terdiri dari para dosen Fakultas Kelautan dan Perikanan (FKP) Universitas Udayana, mahasiswa kuliah kerja nyata (KKN) Unud, kepala Desa Seraya Timur, perangkat Desa Seraya Timur, penyuluh perikanan Desa Seraya Timur, dan kelompok nelayan Wisnu Rejeki.

Kegiatan ini diinisiasi oleh kelompok mahasiswa KKN-PM Universitas Udayana dan menyesuaikan dengan tema KKN PUM. Selain itu, Desa Seraya Timur menjadi salah satu Desa Binaan Fakultas Kelautan dan Perikanan Unud yang mempunyai potensi untuk dilaksanakan pengabdian dan penelitin untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan pengabdian ini mengusung tema “Diversifikasi Pengolahan dan Pengembangan Pemasaran Digital Produk Ikan Tongkol (Auxis Sp.) Kering”.

Program ini bertujuan untuk membantu masyarakat nelayan setempat, khususnya kelompok Nelayan Wisnu Rejeki, dalam mengoptimalkan potensi produk lokal melalui inovasi pengolahan dan strategi pemasaran modern berbasis digital.

Dalam kegiatan ini, sebanyak 16 mahasiswa KKN-PM dari Desa Seraya Timur berkolaborasi dengan satu Dosen Pendamping Lapangan (DPL) dan 10 dosen dari Fakultas Kelautan dan Perikanan Universitas Udayana.

Total 30 orang nelayan dari Kelompok Wisnu Rejeki turut serta, menjadikan acara ini sebagai ajang berkolaborasi antara akademisi dan praktisi lapangan.

Para nelayan dilatih untuk meningkatkan keterampilan pengolahan ikan tongkol kering dengan fokus pada teknik diversifikasi produk agar lebih menarik dan bernilai jual tinggi di pasaran.

Yaitu Inovasi Perancangan alat pengasapan ikan di Seraya Timur yang bertujuan untuk menghadirkan suatu metode pengolahan hasil laut masyarakat Desa Seraya Timur untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas pengolahan ikan yang merupakan mata pencaharian utama.

Alat ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing produk ikan asap dari Seraya Timur di pasar yang lebih luas, dengan memberikan hasil akhir yang lebih bermutu, baik dari segi cita rasa, aroma, maupun penampilan.

Selain itu, dengan adanya alat pengasapan ini, diharapkan kesejahteraan masyarakat setempat dapat meningkat melalui peningkatan nilai jual prduk dan peluang untuk usaha, serta menjadi ciri khas atau identitas dari Desa Seraya Timur.

Selain itu, mereka juga diberikan pelatihan mengenai penggunaan platfom digital untuk pemasaran, membuka peluang baru bagi nelayan dalam memperluas jaringan pemasaran, baik lokal maupun nasional.

Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk mengembangkan ekonomi lokal, tetapi juga meningkatkan literasi digital para nelayan yang selama ini masih bergantung pada metode pemasaran konvensional.

Dengan pelatihan ini, diharapkan nelayan dapat mengakses pasar yang lebih luas serta meningkatkan daya saing produk ikan kering mereka di era modern yang semakin terhubung secara digital.

Kegiatan pengabdian memberikan meningkatkan nilai jual ikan dan daya simpan hasil tangkapan ikan nelayan tradisional melalui prsedur pengawetan dan pengemasan ikan.

Pengabdian ini mampu meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan hidup masyarakat nelayan tradisional. Selain itu diharapkan juga mampu memberikan peran dalam pemberdayaan nelayan sehingga memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam upaya peningkatan taraf ekonomi keluarga.

Target pemberdayaan komunitas nelayan untuk meningkatkan akses pasar, memaksimalkan nilai tambah produk, serta mengatasi tantangan dalam implementasi pengolahan ikan tongkol dan pemasaran digital, sehingga dapat memberdayakan komunitas nelayan di Desa Seraya Timur secara berkelanjutan. (*)

Editor : Rosihan Anwar