Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Buntut Krisis Siswa, Tersisa 11 Orang, Kadisdikpora Jembrana : Kelanjutan Nasib SDN Blimbingsari Diputuskan Besok

Muhammad Basir • Kamis, 26 Desember 2024 | 23:05 WIB
MASIH MENUNGGU KEPUTUSAN : Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Jembrana I Gusti Putu Anom Saputra.(foto:m.basir/Radar Bali)
MASIH MENUNGGU KEPUTUSAN : Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Jembrana I Gusti Putu Anom Saputra.(foto:m.basir/Radar Bali)

NEGARA, Radar Bali.id - Sekolah Dasar Negeri (SDN) Blimbingsari, Desa Blimbingsari, Kecamatan Melaya, setelah libur semester Desember ini tidak beroperasi lagi.

Siswa dan tenaga pengajar akan dipindahkan ke sekolah lain terdekat, saat masuk sekolah setelah libur semester pertama.

Rencana penutupan SDN satu satunya di Desa Blimbingsari ini, akan diputuskan Jumat (27/12/2024) besok setelah melapor kepada Bupati Jembrana I Nengah Tamba.

Sehingga awal Januari 2025, sudah resmi ditutup, jika disetujui Bupati. ”Kalau sudah disetujui langsung kami buatkan surat keputusan (SK) penutupan sekolah, siswa akan dipindah ke sekolah terdekat,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Jembrana I Gusti Putu Anom Saputra.

Namun hasil rapat dan kajian yang sudah dilakukan, potensi ditutup cukup besar ditutup operasional dan dipindahkan ke sekolah terdekat.

Hal tersebut  setelah menggelar rapat dengan komite sekolah, pengawas sekolah, perbekel dari Desa Blimbingsari dan Desa Melaya.

 ”Dari rapat disimpulkan bahwa sudah tidak ada potensi siswa baru lagi pada tahun ajaran baru mendatang,” ujarnya.

Perbekel Desa Blimbingsari sudah menyatakan bahwa ke depan tidak ada potensi siswa baru lima tahun ke depan dari Desa Blimbingsari, kondisi ini sudah berlangsung selama dua tahun terkahir.

Perbekel Desa Melaya juga menyatakan tidak bisa menjamin akan ada siswa baru dari warga Desa Melaya terdekat dari sekitar SDN Belimbingsari.

Siswa yang bertahan di sekolah tersebut hanya ada 11 orang siswa, terdiri dari siswa kelas III sebanyak 2 orang, kelas IV juga 2 orang, kelas V sebanyak 4 orang dan kelas VI sebanyak 3 orang.

Baca Juga: Kekurangan Siswa, Kasek SMP Nasional Protes Sistem Zonasi

Siswa maupun tenaga pengajar, akan dipindahkan ke sekolah terdekat, SDN 7 Melaya, Desa Melaya.

Sementara terkait dengan aset sekolah, sarana dan prasarana sementara akan dipertahankan dulu sampai hasil kajian selesai dilakukan. [*]

 

Editor : Hari Puspita
#Krisis Siswa #pendidikan #jembrana #sekolah tutup