Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Dua Alumni Sekolah Indonesia Davao Resmi Kuliah di STIKES Buleleng

Rosihan Anwar • Senin, 8 September 2025 | 16:31 WIB
Penyerahan dua Alumni Sekolah Indonesia Davao oleh Atase Pendidikan dan Kebudayaan (ATDIKBUD) KBRI Manila.
Penyerahan dua Alumni Sekolah Indonesia Davao oleh Atase Pendidikan dan Kebudayaan (ATDIKBUD) KBRI Manila.

SINGARAJA, radarbali.jawapos.com - STIKES Buleleng kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu perguruan tinggi kesehatan unggulan di Indonesia, khususnya di wilayah Indonesia Timur. 

Hal tersebut ditandai dengan diterimanya dua lulusan berprestasi dari Sekolah Indonesia Davao (SID), Filipina Selatan. Mereka adalah Jenica Aika Mendome Mahaling dan Diana Rose Canque Kuhanta. Keduanya akan menempuh pendidikan di Program Studi Ilmu Keperawatan STIKES Buleleng.

Kedatangan mereka merupakan simbol kuatnya jalinan kerjasama antara Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN) dengan perguruan tinggi di tanah air, khususnya STIKES Buleleng.

Dalam acara pelepasan di Manila, Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) KBRI Manila, Prof. Nina Yulianti, S.P., M.Si., Ph.D., secara langsung mengantarkan keduanya menuju kampus STIKES Buleleng.

Prof. Nina ingin memastikan bahwa pemerintah berkomitmen memberikan akses pendidikan tinggi terbaik bagi WNI yang bermukim di luar negeri.

Prof. Nina Yulianti menambahkan bahwa keberhasilan dua alumni SID masuk STIKES Buleleng adalah bukti nyata kualitas pendidikan Indonesia di luar negeri setara dengan sekolah dalam negeri maupun internasional.

“Mereka datang dengan semangat besar, dan STIKES Buleleng adalah tempat yang tepat untuk menyalurkan potensi itu,” ujarnya.

Direktur STIKES Buleleng, Dr. Ns. I Made Sundayana, S.Kep., M.Si., M.Kes., yang diwakili Ketua Senat Dr. Ns. I Dewa Ayu Rismayanti, S.Kep., M.Kep., menyambut kedatangan rombongan.

Menurutnya, kehadiran mahasiswa dari Filipina akan membawa dinamika baru dalam proses pembelajaran, khususnya di bidang keperawatan dan kesehatan transkultural.

“Kami sangat bersemangat menyambut Aika dan Diana. Latar belakang internasional mereka akan memperkaya diskusi di kelas dan memberikan perspektif baru dalam pelayanan kesehatan berbasis lintas budaya.

Kami berkomitmen memberikan fasilitas terbaik agar mereka berkembang secara akademik maupun pribadi,” tegasnya.

Sebagai kampus yang berlokasi di Bali Utara, STIKES Buleleng dikenal dengan kurikulum modern, laboratorium berstandar tinggi, serta jaringan kerja sama yang luas dengan berbagai rumah sakit di dalam dan luar negeri.

Reputasi inilah yang membuat banyak calon mahasiswa, baik dari Indonesia maupun luar negeri, menjadikan STIKES Buleleng sebagai pilihan utama.

Jenica dan Diana mengaku keputusan memilih menempuh pendidikan keperawatan dan kebidanan di STIKES Buleleng merupakan pilihan yang telah mereka pertimbangkan matang-matang.

Mereka ingin menjawab kebutuhan global akan tenaga kesehatan yang profesional, humanis, dan peka terhadap perbedaan budaya.

Dengan bekal pengalaman belajar di Filipina dan pendidikan yang akan mereka terima di STIKES Buleleng, keduanya diharapkan bisa menjadi tenaga kesehatan unggul.

“Kami akan belajar sungguh-sungguh dan memanfaatkan kesempatan emas ini sebaik-baiknya. Suatu hari nanti, kami berharap bisa kembali berkontribusi, entah nanti di tanah air atau di Filipina,” ungkap Jenica.

Asal tahu saja, STIKES Buleleng dikenal sebagai salah satu perguruan tinggi kesehatan terkemuka di Bali Utara. Dengan kurikulum modern, fasilitas lengkap, dan jaringan luas dengan berbagai rumah sakit, Lulusan kampus tersebut selama ini terbukti mendapatkan peluang untuk berkarir di dunia kesehatan baik itu di dalam negeri maupun luar negeri. Bahkan sejumlah lulusannya kini memilih berkarir di Jepang. (*)

Editor : Rosihan Anwar
#STIKES Buleleng