AMLAPURA, Radar Bali.id– Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Diana Kusumastuti, melakukan peninjauan langsung ke lokasi pembangunan Sekolah Rakyat Bali di Desa Tulamben, Kecamatan Kubu, Sabtu (24/1/2026).
Proyek strategis nasional yang menelan anggaran fantastis senilai Rp255,5 miliar ini ditargetkan menjadi standar baru fasilitas pendidikan di Bali.
Dalam kunjungan yang didampingi Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata, Wamen Diana memberikan instruksi tegas agar pengerjaan proyek tidak hanya mengejar kecepatan, tetapi juga kualitas tinggi.
Target Kejar 30 Persen Sebelum Lebaran
Hingga saat ini, progres fisik bangunan di atas lahan seluas 5,67 hektare tersebut baru mencapai sekitar 2 persen. Namun, pemerintah optimis melakukan percepatan.
"Pengerjaan harus benar sejak awal karena ini proyek pendidikan jangka panjang. Sebelum Hari Raya Idulfitri, kami targetkan progres sudah harus menyentuh 30 persen," tegas Diana Kusumastuti.
Sekolah yang dikerjakan oleh PT Jaya Konstruksi dengan melibatkan 180 tenaga kerja ini dirancang untuk menampung 1.008 siswa. Wamen Diana mewanti-wanti agar kualitas konstruksi tidak dikompromikan demi keamanan dan kenyamanan siswa di masa depan.
Pembangunan Berwawasan Lingkungan
Tak hanya soal beton dan struktur, aspek ekologi menjadi perhatian serius. Diana meminta kontraktor untuk menjaga vegetasi asli di lokasi proyek.
"Lingkungan harus dijaga. Jangan semua pohon ditebang! Lakukan penanaman kembali pohon endemik seperti Intaran, agar kawasan sekolah tetap hijau dan sejuk," pintanya.
Selain penghijauan, infrastruktur vital seperti ketersediaan air bersih dan sistem pengelolaan sampah melalui Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) wajib disiapkan sejak dini untuk memastikan operasional sekolah yang berkelanjutan.
Dukungan Penuh Pemerintah Daerah
Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata, menyambut baik perhatian besar dari pemerintah pusat. Menurutnya, keberadaan Sekolah Rakyat Bali di Tulamben akan menjadi motor penggerak pendidikan dan ekonomi di Karangasem.
"Kunjungan ini menjadi penguat bagi kami di daerah. Saya juga sudah menekankan kepada rekanan agar proyek dikerjakan tepat waktu dan sesuai spesifikasi yang telah ditetapkan," ujar Bupati yang akrab disapa Gus Par tersebut.Proyek ambisius ini dijadwalkan rampung sepenuhnya pada Juni 2026 mendatang.[*]
Editor : Hari Puspita