DENPASAR, radarbali.jawapos.com – Dhyani, Siswi SMA Negeri 11 Denpasar sukses meraih medali perak di ajang SEA Games 2025 yang dilaksanakan di Thailand.
Lahir pada tanggal 12 Februari 2009 di Tabanan, Made Dhyani Pramestadewi atau akrab dipanggil Dhyani memulai perjalanannya dalam cabang olahraga kabaddi saat masih menduduki kelas 4 SD.
Sebelum sampai di titik Internasional, Dhyani telah ikut serta dalam PORJAR kota dan daerah.
Persiapan Dhyani untuk SEA Games ini baginya cukup berat serta sangat menantang, terutama mengenai pembagian waktunya sebagai seorang atlet dan juga seorang siswi.
“Di sini saya harus bisa bagi waktu untuk latihan saya sama sekolah saya, apalagi saya bisa latihan hingga 3 kali dalam sehari, terus saya juga harus mempersiapkan mental dan fisik agar tidak mudah ngedrop,” saut Dhyani.
Semangat Dhyani menjadi atlet kabaddi dapat dilihat dari perjalanannya selama 7 tahun menggeluti cabang olahraga tersebut. Ia disiplin dalam latihan namun Ia juga disiplin dalam pendidikannya.
Hal ini tak lepas dari seseorang yang memberi inspirasi selama perjalananya di cabang olahraga kabaddi, dan inspirator bagi Dhyani adalah pelatihnya yang saat ini juga telah menjadi rekan satu tim nasional kabaddi.
“Inspirasi bagi saya itu pelatih saya sendiri, saya sangat ingin menjadi seperti dia yang bermain di tingkat nasional yang menurut saya sudah keren sekali.
Dia juga biasanya yang support saya dan menyemangati saya ketika lagi down. Dan kini saya jadi satu tim nasional dengan dia untuk perlombaan sea games kemarin,” sautnya lagi.
Kerja kerasnya selama menjadi atlet benar-benar terbayarkan pada sea games 2025 ini. Dhyanti beserta tim nya meraih:
• Juara 2 Kategori Standar Kabaddi putri
• Juara 2 Kategori Super Five Kabaddi Putri
Dhyani juga sempat berpesan kepada semua atlet yang sedang berjuang ataupun merintis.
“Buat temen-temen yang masih berjuang intinya jangan minder sama keadaan, walaupun sekolah saya fasilitasnya masih tergolong seadanya, tapi saya tidak jadikan itu sebagai halangan.
Dan juga disiplin dalam latihan itu penting, karena dari situ potensi kita dapat dilihat,” pesan Dhyani.
Editor : Rosihan Anwar