DENPASAR, radarbali.jawapos.com – PT Sinar Sosro Gunung Slamat membuktikan komitmennya bahwa tanggung jawab produsen tidak berhenti saat produk terjual.
Lewat Gerakan Sosro DAURI (Daur Untuk Negeri), perusahaan ini terjun langsung ke sekolah-sekolah di Bali untuk "mendobrak" kebiasaan lama siswa dalam membuang sampah.
Puncak dari aksi ini ditandai dengan pengumuman pemenang lomba pemilahan sampah yang digelar di Denpasar, Rabu (11/2). Sebanyak 10 sekolah terpilih menjadi pionir perubahan dalam mengelola kemasan paska konsumsi seperti karton, botol plastik (PET), hingga kaleng. Panitia menobatkan SMPN 5 Abiansemal Badung sebagai juara I lomba pemilahan sampah di sekolah ini.
Bagi PT Sinar Sosro, inisiatif ini bukan sekadar kompetisi mengumpulkan sampah terbanyak, melainkan tentang kualitas pemilahan. GM Marcom PT Sinar Sosro Gunung Slamat, Deviana Tarigan, menegaskan bahwa indikator utama keberhasilan gerakan ini adalah kedisiplinan siswa dalam memisahkan jenis sampah secara tepat dan bersih.
"Kita ingin mengubah kebiasaan di sekolah. Tolak ukurnya bukan hanya jumlah, tapi bagaimana siswa memastikan sampah tidak tercampur. Kami ingin memastikan setiap kemasan memiliki peluang untuk didaur ulang kembali," ujar Deviana.
Konsistensi dan Kolaborasi Memasuki tahun kedua pelaksanaannya di Bali, gerakan ini menunjukkan tren positif. Melibatkan sekitar 50 sekolah, Sosro tidak bergerak sendiri. Kolaborasi strategis dengan PT Tetra Pak Indonesia dan PT Eco Loop Indonesia menjadi mesin penggerak ekosistem ekonomi sirkular di lingkungan pendidikan.
Fatma Nur Rosana dari Tetra Pak Indonesia menambahkan bahwa kolaborasi ini adalah bentuk nyata untuk memperkuat ekosistem daur ulang.
Dengan edukasi yang tepat, kemasan minuman karton yang selama ini dianggap limbah kini dipandang sebagai sumber daya yang berharga.
Melihat animo sekolah yang terus meningkat sejak tahun 2024, PT Sinar Sosro berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan Gerakan DAURI. Program ini diharapkan menjadi standar baru bagi sekolah-sekolah di Bali dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup Indonesia melalui aksi nyata dari bangku sekolah.
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Provinsi Bali, Ida Bagus Gde Wesnawa Punia, mengapresiasi gerakan yang di inisiasi PT Sinar Sosro, ini sebagai langkah mengentas masalah sampah dari bawah.
”Ini langkah positif, saya berharap ini berkelanjutan. Tapi pelaksanaannya tidak parsial melainkan dilakukan secara kolaboratif semua pihak baik pemerintah, produsen dan masyarakat, karena masalah sampah tanggungjawab bersama,” saran Wesnawa Punia.
10 PEMENANG PEMILAHAN SAMPAH DI SEKOLAH
- SMPN 5 Abiansemal Badung
- SDN 4 Tuban, Badung
- SMPN 2 Pekutatan
- SMPN 1 Tabanan
- SMP PGRI 8 Denpasar
- SD Tunas Harapan Jaya
- SMP PGRI 3 Denpasar
- SDN 3 Kuta Badung
- SMAN 1 Pekutatan
- SDN 3 Kedonganan Badung ***
Editor : M.Ridwan