DENPASAR, radarbali.jawapos.com - Primakara University menegaskan perannya sebagai kampus yang berdedikasi pada penguatan ekosistem UMKM di Bali melalui Program Pendampingan Bisnis dan Digitalisasi UMKM yang telah berjalan konsisten sejak tahun 2021.
Program ini hadir sebagai respon terhadap dampak pandemi COVID-19 yang memukul sektor UMKM, terutama dalam hal pemasaran, pengelolaan bisnis, dan adaptasi terhadap transformasi digital.
Kegiatan pada Senin (9/3) ini menjadi momen penting untuk memperkuat sinergi akademisi, pemerintah, dunia usaha, dan pelaku UMKM.
Acara dihadiri oleh jajaran pemangku kepentingan, antara lain Rektor Primakara University Dr. I Made Artana, S.Kom., M.M., Kepala BRIDA Provinsi Bali Dr. Ketut Wica, S.Sos., M.H., Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali Tri Arya Dhyana Kubontubuh, S.E., M.Si., Ketua APTISI Provinsi Bali Prof. Dr. Drs. I Made Suarta, S.H., M.Hum., serta perwakilan Dinas Koperasi dan UKM dari Kota Denpasar dan Kabupaten Badung, Kelompok Ahli Pembangunan Provinsi Bali, dan mitra lainnya.
Sejak pertama kali digulirkan, Program Pendampingan Bisnis dan Digitalisasi UMKM Primakara University telah menjangkau 381 UMKM di Provinsi Bali, dengan sebaran: 298 UMKM di Denpasar, 74 UMKM di Badung, 7 UMKM di Gianyar, dan 2 UMKM di Tabanan.
UMKM binaan berasal dari beragam sektor, mulai dari industri lokal Bali, kuliner, kriya, jasa, perkebunan, hingga usaha kreatif yang memiliki potensi besar untuk tumbuh melalui pemanfaatan teknologi digital.
Dalam program ini, mahasiswa dan dosen Primakara University melakukan pendampingan intensif yang mencakup penguatan kapasitas bisnis, peningkatan literasi keuangan, optimalisasi platform digital, pengembangan konten pemasaran, hingga peningkatan manajemen usaha secara berkelanjutan.
Pendekatan ini tidak hanya membantu UMKM bertahan, tetapi juga mendorong mereka naik kelas melalui strategi bisnis yang lebih terstruktur dan berbasis data.
Program ini juga diperkuat oleh kolaborasi dengan berbagai mitra strategis, seperti Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali, Dinas Koperasi dan UMKM Kota Denpasar, Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kabupaten Badung, Pertamina Foundation, BPD Bali, Kampus Shopee, DANA, serta TikTok Shop by Tokopedia.
Sinergi ini membentuk ekosistem pendukung yang memungkinkan UMKM mendapatkan akses tidak hanya pada pengetahuan, tetapi juga jejaring, pasar, dan peluang peningkatan kapasitas secara berkelanjutan.
Berbagai capaian positif turut mengiringi perjalanan program. Primakara University melalui inisiatif pendampingan UMKM ini berhasil meraih Penghargaan Pemenang Kategori Sociopreneur tahun 2024 dan Pemenang Kategori Sociopreneur Berkelanjutan tahun 2025 dari Pertamina Foundation.
Penghargaan tersebut menjadi pengakuan bahwa program tidak hanya berdampak pada peningkatan ekonomi pelaku UMKM, tetapi juga memberikan nilai sosial yang berkelanjutan bagi masyarakat Bali.
Melalui kegiatan pembekalan dan pendampingan ini, Primakara University berharap mahasiswa yang terlibat dapat memahami dinamika nyata usaha mikro, kecil, dan menengah, sekaligus tumbuh sebagai agen perubahan dalam mendorong transformasi digital UMKM.
Pada saat yang sama, pelaku UMKM diharapkan semakin percaya diri memanfaatkan teknologi dan literasi keuangan yang baik untuk mengembangkan usaha mereka.
Primakara University berkomitmen untuk terus menjadikan kampus sebagai ruang kolaborasi bagi pemerintah, dunia usaha, dan komunitas dalam memperkuat UMKM Bali di era digital.
Editor : Rosihan Anwar