DENPASAR, radarbali.jawapos.com - Tim pengabdian kepada masyarakat (PkM) Program Studi (Prodi) Biologi Universitas Mahasaraswati Denpasar melaksanakan PkM dengan judul Optimalisasi Kebun Sekolah melalui Pengenalan dan Pelestarian Flora Endenik Bali di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Kuta Utara.
Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Kuta Utara memiliki potensi besar dalam pengelolaan dan pemanfaatan tumbuhan khususnya tumbuhan endemik Bali secara berkelanjutan.
Melalui pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini, tim PkM Prodi Biologi Unmas Denpasar berbagi pengetahuan dalam upaya mengedukasi guru dan siswa untuk melestarikan Flora endemik dan Flora identitas Bali melalui kebun sekolah.
Sosialisasi ini dilatar belakangi karena kurangnya kesadaran guru dan siswa akan pentingnya konservasi tumbuhan endemik.
Beranekaragam tumbuhan yang tumbuh di lingkungan sekolah ditanam sebagai tanaman hias, banyak di antaranya belum dikenal oleh siswa, baik nama lokal maupun nama ilmiahnya.
Beberapa tumbuhan di antaranya termasuk flora endemik Bali.
Dosen sekaligus pemateri, Dr. Dra. Dewa Ayu Sri Ratnani, M.P. menyebut bahwa fokus PkM ini adalah peningkatan kesadaran guru dan siswa akan pentingnya mengenal dan melestarikan tumbuhan endemik.
Termasuk tumbuhan ditetapkan sebagai flora endemik Bali oleh Peraturan Gubernur Bali Nomor 29 Tahun 2020 yang dikelompokkan ke dalam empat kategori pemanfaatan.
Yaitu: Taman Gumi Banten, Puspa Dewata, Usada, dan tumbuhan penghijauan melalui optimalisasi kebun sekolah demi pemanfaatan berkelanjutan.
PkM ini dilakukan melalui dua tahapan yaitu sosialisasi edukasi pengenalan dan dokumentasi tanaman di kebun sekolah.
Dokumentasi dilakukan dengan mengajak siswa untuk mengenali, mencatat, dan mengelompokkan tumbuhan yang termasuk tumbuhan endemik Bali.
Siswa dengan tekun menyimak sosialisasi ini dan sangat antusias saat diberikan tugas untuk mengenali dan mendokumentasikan tumbuhan endemik yang selama ini menghias halaman dan kebun sekolahnya tetapi tidak dikenal.
Melalui sosialisasi ini siswa diharapkan dapat mengoptimalkan kebun sekolahnya dengan flora endemik Bali sehingga nantinya dapat dijadikan media pembelajaran.
Dalam hal ini melalui Integrasi dengan Kurikulum Pembelajaran seperti Pelajaran Sains/IPA, Matematika, dan Pendidikan Lingkungan melalui konservasi tanaman endemik Bali dan praktik pengomposan dari daun kering dan sampah organik sekolah.
Hal senada disampaikan oleh bapak kepala sekolah I Gusti Nyoman Naranatha, S.Pd., M.Pd., menurutnya pihak sekolah sangat mendukung PKM ini guna menunjang pembelajaran mendalam melalui teori di kelas dan praktik langsung di kebun sekolah serta menjadikannya sebagai media pembelajaran berkelanjutan.
Lebih lanjut, Bapak Kepala Sekolah mengharapkan kontribusi Universitas Mahasaraswati Denpasar terus berlanjut, baik itu kegiatan dosen-dosennya maupun mahasiswa melalui Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) demi kemajuan sekolah.
Editor : Rosihan Anwar