AMLAPURA, Radar Bali.id – Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Bali yang berlokasi di Desa Tulamben, Kecamatan Kubu, Karangasem, resmi beroperasi.
Baca Juga: Disediakan 18 Kelas, Sekolah Rakyat Karangasem Hanya Memperoleh 19 Siswa
Pada tahun ajaran perdananya, sekolah berkonsep asrama yang menampung jenjang SD, SMP, hingga SMA ini menerima ratusan siswa baru yang kini tengah mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
Baca Juga: Bali Siapkan 15 Hektare Lahan SPPG, KDMP, dan Sekolah Rakyat
Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Bali, I Putu Jaya Negara, mengungkapkan bahwa total ada 163 siswa yang diterima dari berbagai kabupaten di Bali.
”Siswa barunya berasal dari berbagai kabupaten di Bali,” ujarnya, Selasa (14/7/2026).
Jaya Negara merinci, dari 163 siswa tersebut, sebanyak 78 siswa masuk jenjang SMA, 76 siswa jenjang SMP, dan hanya 9 siswa untuk jenjang SD.
”Untuk tingkat SD memang peminatnya sedikit,” aku Jaya Negara.
Menurutnya, minimnya peminat untuk jenjang SD dipengaruhi oleh faktor psikologis anak yang belum siap tinggal jauh dari orang tua. Banyak orang tua yang belum tega melepas anak usia sekolah dasar untuk hidup mandiri di asrama.
”Di sini menggunakan sistem asrama. Makanya untuk SD peminatnya sedikit. Kalau jumlah siswa SMP dan SMA lumayan banyak,” tuturnya.
Untuk proses pembelajaran, jenjang SMP dan SMA akan dibagi menjadi tiga rombongan belajar (rombel), sedangkan jenjang SD hanya dibuka satu rombel.
Jaya Negara menambahkan, selain kegiatan MPLS sesuai arahan pemerintah pusat, pihak sekolah juga mengagendakan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh.
”Selasa (14/7/2026) kami lakukan cek kesehatan secara menyeluruh untuk seluruh siswa baru guna memastikan mereka dalam keadaan sehat. Kami ingin membangun rasa nyaman dan gembira terlebih dahulu agar siswa senang bersekolah di sini,” pungkasnya. [*]
Editor : Hari Puspita