DISAMBUT ANTUSIAS : Pelatihan resensi buku di Gedung Dharma Negara Alaya (DNA). (foto: ist)
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Denpasar menggelar pelatihan resensi buku di Gedung Dharma Negara Alaya (DNA) pada Jumat (21/8/2026) lalu. Kegiatan ini dilaksanakan guna meningkatkan tingkat literasi generasi muda di Kota Denpasar sekaligus menjadi ajang technical meeting persiapan lomba resensi.
DI luar dugaan, acara ini disambut antusias oleh para pelajar tingkat SMP hingga SMA/SMK se-Kota Denpasar. Di tengah menguatnya kebiasaan memakai gadget yang semakin menguat di kalangan anak-anak dan remaja.
Sebanyak 70 peserta hadir memenuhi ruangan, bahkan panitia harus menambah beberapa kursi ekstra. Selama tiga jam, para peserta menyimak pemaparan materi dari tiga narasumber sebelum melakukan praktik penulisan.
Kepala Bidang Deposit dan Pengembangan Perpustakaan Kota Denpasar, Anak Agung Sagung Yuli Suryawathi, menerangkan bahwa pelatihan ini merupakan rangkaian acara Gebyar Literasi ke-2 untuk memfasilitasi bakat dan minat baca generasi muda.
"Kami memfasilitasi pengembangan bakat dan minat, baik di satuan pendidikan maupun masyarakat, terkait budaya gemar membaca. Salah satunya melalui kegiatan lomba menulis resensi buku," ujar Gung Yuli usai acara.
Pelatihan menghadirkan tiga narasumber, yaitu I Made Sugianto, selaku penulis dan penerbit Pustaka Ekspresi; Nyoman Winata, selaku Redaktur Pelaksana Bali Post; serta Ni Kadek Novi Febriani, dari Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Denpasar. Ketiganya membedah tips penulisan resensi serta menjelaskan perbedaan antara resensi, ringkasan, dan sinopsis.
Gung Yuli menambahkan, indeks minat baca di Kota Denpasar menunjukkan tren positif. Saat ini, koleksi buku Kota Denpasar tercatat mencapai lebih dari 40.986 eksemplar.
Meskipun terkendala pemotongan anggaran Transfer Keuangan Daerah (TKD) dari pusat, DPK tetap berupaya memenuhi kebutuhan koleksi lewat program Corporate Social Responsibility (CSR) dan penyerahan karya cetak dari penerbit.
Terkait keterbatasan sarana gedung dan lahan parkir, DPK menyiasatinya dengan menyediakan program perpustakaan kontainer di Taman Janggan Jalan Raya Puputan dan Lapangan I Gusti Ngurah Made Agung di Jalan Surapati. "Kalau nanti dapat anggaran, kami akan tambah di Lapangan Lumintang," pungkasnya.[*]
Editor : Hari PuspitaSumber : Radar Bali