NEGARA,radarbali.id- Setelah video viral Kapal tenggelam dengan caption: Lembongan (19/11/2023) viral video berlanjut dengan caption video speed boat tenggelam yang dinarasikan terjadi di penyeberangan Selat Bali antara Pelabuhan Gilimanuk dan Pelabuhan Ketapang (20/11/2023).
Video yang sama sempat dinarasikan terjadi di Nusa Lembongan, Klungkung. Kejadian kapal cepat tenggelam tersebut dipastikan bukan di Bali.
General manajer PT. ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang Syamsuddin menegaskan, video kapal tenggelam yang dinarasikan terjadi di Pelabuhan Gilimanuk - Ketapang tidak benar alias informasi palsu.
"Tidak benar itu, tidak ada kejadian seperti di video yang beredar," tegasnya, Senin (20/11/2023).
Syamsuddin menyebut, sudah banyak pihak yang menanyakan mengenai beredarnya video itu. Pihaknya sudah klarifikasi dan mematikan bahwa kejadian bukan di Selat Bali, bahkan kejadian di luar Indonesia.
"Ini sudah dibantah Polda Bali juga," terangnya.
Ternyata memang Kapal Blue Lagoon yang tenggelam di perairan Bahamas itulah yang kembali di viralkan oleh netizen.
Kondisi penyeberangan Selat Bali saat ini, justru sebaliknya, diaman penyeberangan dalam kondisi aman dan kondusif. "Saya semalam juga begadang di pelabuhan kondisi aman dan lancar," teganya.
Pihaknya mengimbau masyarakat untuk tidak terpengaruh dengan isu yang beredar. Apabila ada infomasi yang beredar jangan langsung disebarkan lagi, harus dicek lebih dulu kepastiannya.
"Masyarakat juga lebih bijak dan cerdas menggunakan sosial media. Jangan langsung percaya dengan isu yang beredar yang tidak berdasar," tegasnya.***
Editor : M.Ridwan