Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Lagi! Viral Video Kapal Tenggelam di Gilimanuk Hoaks, Ternyata Blue Lagoon yang Dibantah Polda Bali

Muhammad Basir • Selasa, 21 November 2023 | 14:00 WIB
HOAKS: Screenshoot potongan video Kapal Blue Lagoon yang diviralkan terjadi di perairan Nusa Lembongan dan Selat Bali oleh netizen.
HOAKS: Screenshoot potongan video Kapal Blue Lagoon yang diviralkan terjadi di perairan Nusa Lembongan dan Selat Bali oleh netizen.

NEGARA,radarbali.id- Setelah video viral Kapal tenggelam dengan caption: Lembongan (19/11/2023) viral video berlanjut dengan caption video speed boat tenggelam yang dinarasikan terjadi di penyeberangan Selat Bali antara Pelabuhan Gilimanuk dan Pelabuhan Ketapang (20/11/2023).

Video yang sama sempat dinarasikan terjadi di Nusa Lembongan, Klungkung. Kejadian kapal cepat tenggelam tersebut dipastikan bukan di Bali.

General manajer  PT. ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang Syamsuddin menegaskan, video kapal tenggelam yang dinarasikan terjadi di Pelabuhan Gilimanuk - Ketapang tidak benar alias informasi palsu.

"Tidak benar itu, tidak ada kejadian seperti di video yang beredar," tegasnya, Senin (20/11/2023).

Syamsuddin menyebut, sudah banyak pihak yang menanyakan mengenai beredarnya video itu. Pihaknya sudah klarifikasi dan mematikan bahwa kejadian bukan di Selat Bali, bahkan kejadian di luar Indonesia. 

"Ini sudah dibantah Polda Bali juga," terangnya.

Ternyata memang Kapal Blue Lagoon yang tenggelam di perairan Bahamas itulah yang kembali di viralkan oleh netizen.

Kondisi penyeberangan Selat Bali saat ini, justru sebaliknya, diaman penyeberangan dalam kondisi aman dan kondusif. "Saya semalam juga begadang di pelabuhan kondisi aman dan lancar," teganya.

Pihaknya mengimbau masyarakat untuk tidak terpengaruh dengan isu yang beredar. Apabila ada infomasi yang beredar jangan langsung  disebarkan lagi, harus dicek lebih dulu kepastiannya.

"Masyarakat juga lebih bijak dan cerdas menggunakan sosial media. Jangan langsung percaya dengan isu yang beredar yang tidak berdasar," tegasnya.***

 

 

 

Editor : M.Ridwan
#hoaks #selat bali #asdp gilimanuk #kapal tenggelam #viral video #Blue Lagoon