DENPASAR, radarbali.id - Penjaga gawang Bali United, M. Ridho Djazulie diketahui gigit jari. Sebab, Asisten Rumah Tangga (ART) bernama Supriyani, asal Magetan kabur dsri rumahnya kawasan Jalan Tukad Citarum, Panjer, Denpasar Selatan, membawa sejumlah harta benda senilai puluhan juta. Kejadian terjadi, Jumat 23 Novembe2023.
"Kejadiannya berlangsung ketika jelang pertandingan Bali United VS Stallion FC," ucap sumber petugas mengutip keterangan korban juga sebagai pelapor, pada beberapa hari lalu.
Dalam laporan itu, kata sumber, barang berharga yang ditaksir puluhan juta rupiah itu hilang diduga, dicuri asisten rumah tangga (ART). Barang yang hilang itu, cincin emas.
Pun, tas merk Tory Burch, satu koper pakaian dengan merk Adidas, hingga empat pasang sepatu. Dikatakan, sebelum kejadian M. Ridho beserta istri Teny Farlish memilih untuk mengakhiri kerjasama dengan ART bernama Supriyani, asal Magetan. Sebab baru satu bulan bekerja, namun diketahui kurang bagus.
"Kejadiannya terjadi pada Jumat 23 November 2023. Pelaku berhasil dengan mudah karena korban berada di lapangan Dipta Bali United VS Stallion FC," kisahnya.
Dikonfirmasi terpisah, M. Ridho beserta istri Teny Farlish membenarkan. "Saat kejadian, kami berencana untuk memesankan gojek agar ART tersebut pulang. Karena tidak bagus kerjanya, kami pecat karena,” ucap Teny Farlish dan M. Ridho saat dihubungi via pesan singkat WhatsApp.
Berselang dua hari setelah dipecat, pasutri tersebut baru sadar bahwa ada sepatu yang hilang.
"Setelah kami telurusi, ternyata banyak barang berharga yang hilang. Dan mencapai puluhan juta," timpalnya sembari mengatakan, kerugian sebesar itu karena hampir semua barang masih ada price tag dan belum pernah digunakan.
Usut punya usut, ART tersebut menitipkan barang ke laundry yang ada di dekat rumah M. Ridho dan istri sebelum pergi.
Pasutri ini menduga, aksi ART ini sudah direncanakan jauh-jauh hari. Sebab keduanya sempat mevideokan ART ini naik gojek membawa tas besar. Ketika konfirmasi ke ART tersebut, nomor mantan majikan di blok.
Hingga detik ini keberadaan ART tidak diketahui. "Kami duga kuat, pelakunya ART. Sudah melaporkan kejadian ke Polsek Denpasar Selatan," tutipnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Denpasar Selatan (Densel) Kompol Ida Ayu Made Kalpika Sari membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan dugaan pencurian. Namun Polwa ini enggan berspekulasi lebih jauh lantaran masalah tersebut dalam tahap penyelidikan. "Benar, kami masih lidik," singkatnya.***
Editor : M.Ridwan