Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Kecelakaan Empat Kendaraan Beruntun, Mobil Pribadi Ringsek, Ini Penyebabnya

Muhammad Basir • Sabtu, 20 Januari 2024 | 04:27 WIB
KECELAKAAN KARAMBOL : Mobil yang mengalami ringsek menabrak truk depan dan belakang ditabrak bus.(foto: satlantas jembrana)
KECELAKAAN KARAMBOL : Mobil yang mengalami ringsek menabrak truk depan dan belakang ditabrak bus.(foto: satlantas jembrana)

NEGARA, Radar Bali.id - Kecelakaan beruntun melibatkan empat kendaraan terjadi di Jalan Denpasar-Gilimanuk, Banjar Anyar Tembles, Desa Penyaringan, Mendoyo, Kamis (18/1/2024) sore lalu. Tidak ada korban jiwa dari peristiwa tersebut, namun kendaraan mengalami ringsek sehingga menyebabkan kerugian hingga Rp 100 juta lebih.

Kecelakaan beruntun melibatkan empat kendaraan. Diantaranya, bus DK-7162-GH, mobi Avanza A-1133-XV, truk P 9434 VI dan bus D 7755 JH. "Kecelakaan melibatkan dua bus, satu truk dan satu mobil pribadi," ujar Kasatlantas Polres Jembrana AKP Yusuf Dwi Atmodjo.

Dijelaskan, kecelakan terjadi di Jalan Denpasar - Gilimanuk kilometer 92-93, Kamis sore sekitar pukul 18.00 WITA. Empat kendaraan melaju beriringan dari arah Denpasar- menuju Gilimanuk.

RINGSEK : Kecelakaan karambol di Jembrana. (satlantas jembrana)
RINGSEK : Kecelakaan karambol di Jembrana. (satlantas jembrana)

Kecelakaan bermula dalam situasi jalan lurus dan arus lalu lintas sedang, kendaraan yang pertama bus D 7755 JH yang dikemudikan Asep Darmawan, kedua truk P 9434 VI yang dikemudikan Sutrisno, 54, ketiga mobil Avanza A 1133 XV yang dikemudikan Nanang Setiawan, 38 dan terkahir bus DK-7162-GH Pian Sopian, 38.

Sebelum kecelakaan terjadi, tiga kendaraan memperlambat kecepatan kendaraan lalu mengerem. "Ketiga kendaraan memperlambat gerak karena ada mobil yang belok ke kanan dari arah sama, dari arah Denpasar," jelasnya.

Pada saat ketiga kendaraan sudah mengerem, bus  DK 7162 GH tidak bisa melakukan pengereman sehingga terjadi tabrakan beruntun. Bus paling belakang telat mengerem karena jarak deng mobil di depannya sudah dekat.

Kecelakan membuat mobil Avanza mengalami kerusakan paling parah. Bagian depan masuk ke bawah kolong belakang truk dan dari belakang ditabrak bus. Sedangkan dua bus dan truk hanya mengalami kerusakan ringan. Akibat kecelakaan tersebut kerugian ditaksir Rp 120 juta. "Tidak ada korban jiwa, hanya kerugian materi," tandasnya. [*]

Editor : Hari Puspita
#lakalantas #jembrana #kecelakaan