Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Amor Ring Acintya! Made Sang Tukang Kebun Ditemukan Tewas Saat Bersih-bersih Vila, Begini Penyebabnya

Andre Sulla • Minggu, 4 Februari 2024 | 10:00 WIB

 

OLAH TKP: Polisi sedang melakukan olah TKP di lokasi tewasnya Made sang tukang kebun di Magening, Desa Cemagi Kec Mengwi, Badung.
OLAH TKP: Polisi sedang melakukan olah TKP di lokasi tewasnya Made sang tukang kebun di Magening, Desa Cemagi Kec Mengwi, Badung.

MANGUPURA, radarbali.id - Amor ring acintya! Seorang tukang kebun vila I Made Sukada, 32, meregang nyawa. Lelaki pekerja bersih-bersih atau tukang kebun vila ini tewas karena tersengat aliran listrik tegangan tinggi. Kejadian berlangsung di pinggir tembok Villa Mari Dadi Banjar Mengening, Desa Cemagi, Mengwi, Badung, Sabtu (3/1) sekira pukul 10.30.

Kasi Humas Polres Badung Iptu I Ketut Sadana mengatakan, pihaknya telah melakukan olah TKP dan memeriksa beberapa saksi setelah mendapatkan laporan bahwa pria asal Banjar Batan Tanjung, Desa Cemagi, Mengwi, Badung ini tewas.

Pun diketahui, berawal ketika Oktaviana Mahut menyuruh I Made Sukada membersihkan bambu dan batu yang ada di selatan pagar vila. Beberapa saat kemudian, ada dua tamu warga negara asing masuk ke dalam vila memberitahu saksi Oktafiana kalau ada yang tersetrum di luar.

Pengelola vila ini kemudian keluar, dan melihat I Made Sukad sudah terbujur di pinggir parit. Posisi kepala berada di selatan menghadap ke Utara, kaki masuk ke parit. Karena panik Oktaviana memanggil-manggil staf villa yang lain untuk memberi pertolongan.

Sayang tidak ada yang berani mendekat, karena takut masih ada aliran arus listrik pada kabel yang membentang di pinggir tembok.

Saat yang bersamaan saksi I Putu Peri Artana yang kebetulan baru datang dari sembahyang, untuk membuat bangunan warung yang ada di wantilan pura batu ngaus, berhenti dan mendekat ke arah korban.

Setelah di cek, diduga yang bersangkutan tidak bernyawa. Ia menelpon pihak depan. Dan beberapa menit kemudian, Kepala Desa datang bersama warga.

Atas kejadian tersebut pihak keluarga tiba, dan menghubungi pihak kepolisian untuk penanganan lebih lanjut.

"Saat ditemukan, korban memakai baju kaus warna putih, celana pendek warna hijau lumut, jam tangan pada pergelangan tangan kiri, cincin kawin di jari manis kanan, dan kalung pada leher," timpalnya.

Lalu di samping kanan korban terdapat alat berupa gunting pemotong ranting dan cangkul kecil (pacul), serta sabit di bawah kaki pada parit.

Tidak ada tanda tanda kekerasan pada tubuh korban, namun pada telapak tangan kanan korban terdapat luka melepuh, akibat sengatan listrik.

"Di depan korban ada kabel yang mebentang. Di mana, terdapat kabel yang terkelupas hingga mengenai inti kabel," kisahnya. Kinu jenazahnya telah di bawa ke RSUD Mangusada, Badung dilakukan untuk visum et revertum. "Murni kesetrum," tutupnya.***

Editor : M.Ridwan
#desa cemagi #Tukang Kebun #tewas #tersengat listrik #vila #mengwi