Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Ya Ampun! Puluhan Kamar Kos dan Warung Sembako Ludes Jadi Arang, Begini Pemicunya

Andre Sulla • Senin, 4 Maret 2024 | 03:34 WIB

 

JADI ARANG: Beberapa penghuni kamar kos mencari sisa-sisa barang setelah huniannya ludes terbakar di Kesiman Kertalangu Denpasar (3/2/2024).
JADI ARANG: Beberapa penghuni kamar kos mencari sisa-sisa barang setelah huniannya ludes terbakar di Kesiman Kertalangu Denpasar (3/2/2024).

DENPASAR, radarbali.id - Kebakaran hebat kembali terjadi. Kali ini api melalap puluhan kamar kos dan bangunan semi permanen serta beberapa warung. Semuanya ludes jadi arang.

Peristiwa yang bikin ketakutan para penghuninya ini berlangsung di Jalan Sekar Sari Nomor 3, Desa Kesiman Kertalangu, Denpasar Timur, Minggu (3/2) sekitar pukul 11.45.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta.

Kepada Jawa Pos Radar Bali, Sapri, 67, mengatakan peristiwa kebakaran itu terjadi saat dirinya hendak keluar dari areal rumahnya, yang terletak di sebelah timur TKP.

Bapak dua anak yang tinggal di kamar kos nomor 2 itu tiba tiba melihat ada kepulan asap dan api bersumber dari kamar kos milik Ni Luh Nency Lorenza, yang merupakan pemilik puluhan kamar kos di lokasi.

Karena panik, ia berteriak minta tolong untuk memberitahukan kepada warga sekitar TKP bahwa telah terjadi kebakaran.

Sapri yang juga sebagai pemilik 5 unit kamar kos yang terbakar langsung bergegas melakukan pemadaman seadanya. "Sambil teriak minta tolong, saya berusaha meyiram secara manual," timpalnya.

Namun apa mau di kata, api membesar begitu cepat sehingga merambah ke mana-mana. Sehingga warga yang lain menghubungi pihak pemadam kebakaran.

Sementara itu, Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polresta Denpasar AKP Iketut Sukadi membenarkan.

Bahwa telah memintai keterangan sejumlah saksi, salah satunya Ni Luh Nency Lorenza, yang menerangkan menerangkan kejadian berlangsung saat dirinya berada di dalam kamar rumahnya yang terletak di sebelah barat TKP.

"Dia,mengetahui kejadian setelah mendengar suara teriakkan minta tolong," beber AKP Sukadi, Minggu 3 Februari 2024.

Ia pun bergegas mendekat, dan diketahui api diduga bersumber dari salah satu kamar kost miliknya yang ditempati oleh Akong asal Lombok NTB.

"Kamar kos Akong dalam keadaan kosong atau tidak berpenghuni. Sebab, Akong tidak pernah terlihat berada di kamar kos," lagi cetus AKP Sukadi mengutip keterangan wanita tersebut.

Kamar kos yang ditempati Akong sempat di dobrak oleh warga sekitar lalu menyerang air ke dalam kamar.

Lanjut Jubir Polresta Denpasar ini, kebakaran yang berasal dari kamar kos Akong dikuatkan oleh keterangan Sumardi alias Bikan, 45. Ia mengatakan melihat ada kepulan asap dan kabel listrik yang terputus mengeluarkan percikan api di dekat kamar kosttersebut.

Saat kebakaran, warga dan penghuni kos berjibaku memadamkan kobaran api dengan peralatan seadanya.

Namun, api tidak kunjung padam, dan malah kian membesar melalap bangunan lainnya. Petugas pemadam kebakaran dari BPBD Kota Denpasar tiba di TKP, sekitar pukul 12.00.

Dan api baru dapat dipadamkan sekira pukul 14.10, oleh 15 unit mobil PMK BPBD Kota Denpasar.

Adapun yang terbakar, 1 warung nasi, 1 counter HP, 1 warung sembako, 24 unit kamar kos dan bangunan semi permanen milik Ni Luh Lorenza, 5 unit kamar kos milik Sapri, 1 unit motor Honda Beat, barang berharga dan surat penting lainnya.

"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran itu. Namun untuk kerugian belum bisa ditaksir," tandasnya.***

Editor : M.Ridwan
#denpasar #Jadi arang #kos kosan #kesiman kertalangu #kebakaran