AMLAPURA, radarbali.id - Dua pelajar asal Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem terseret arus dan tenggelam saat berenang di Pantai Yehmalet, Kabupaten Karangasem, Rabu (3/4) sekitar pukul 17.00.
Untungnya peristiwa itu dilihat oleh Ni Wayan Sukerti saat mencari anaknya yang juga mandi di pantai itu. Syukur keduanya berhasil ditolong oleh pengunjung yang mendengar terikan minta tolong Sukerti.
Kasi Humas Polres Karangasem Iptu I Gede Sukadana, Kamis (4/4) menuturkan peristiwa itu bermula ketika I Gede Nova Asmara Putra, 12 dan I Ketut Agus Adi Darma Yasa, 12 bersama tiga rekannya mandi di Pantai Yehmalet, Rabu (3/4) sekitar pukul 17.00.
Ketika Putra berenang agak ke tengah, tiba-tiba terseret arus. Melihat hal itu, Yasa berupaya menolong namun naas justru ikut terseret arus. “Peristiwa itu pun dilihat Sukerti pada saat itu mencari anaknya yang juga mandi di pantai tersebut,” terangnya.
Sukerti langsung berteriak-teriak meminta tolong yang kemudian di dengar I Wayan Bogoh, 70 dan I Wayan Koplar,45 asal Kecamatan Manggis. Keduanya kemudian berinisiatif membantu, di mana Bogoh berhasil menyelamatkan Yasa, sementara Koplar berhasil menyelamatkan Putra menggunakan kano lantaran korban terseret arus agak ke tengah.
“Setelah berhasil diselamatkan dan dibawa ke pinggir pantai, kaki kedua korban diangkat untuk bisa mengeluarkan air laut yang masuk ke dalam perut,” jelasnya.
Untuk mendapat pertolongan lebih lanjut, kedua korban langsung dilarikan ke RSUD Klungkung. Menurut Pranata Humas RSUD Klungkung, I Gusti Putu Widiyasa, korban dalam kesadaran linglung saat tiba di IGD RSUD Klungkung.
“Selain itu, tidak bisa komunikasi, muntah-muntah, lemas. Pasien tiba pukul 19.00. Setelah mendapatkan penanganan, pukul 23.00 sudah bisa diajak komunikasi,” bebernya.
Kemarin, kondisi keduanya sudah mulai membaik. Hanya saja kondisi Yasa masih lemas dengan keluhan pusing. “Putra sudah bisa komunikasi serta makan dan minum. Hanya saja masih lemas,” tandasnya.***
Editor : M.Ridwan