Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Dumogi Amor ing Acintya, Mendadak Terserang Asma Akut, Warga Asal Selemadeg Barat Ditemukan Meninggal di Dalam Mobil

Juliadi Radar Bali • Sabtu, 18 Mei 2024 | 20:25 WIB
MENGAGETKAN : Polisi dan warga mengerumuni jasad I Wayan Juliarta (di dalam mobil)  yang ditemukan tewas, di Jalan Pulau Batam, Tabanan. (foto:juliadi/radar bali)
MENGAGETKAN : Polisi dan warga mengerumuni jasad I Wayan Juliarta (di dalam mobil) yang ditemukan tewas, di Jalan Pulau Batam, Tabanan. (foto:juliadi/radar bali)

TABANAN, Radar Bali.id - Seorang warga asal Banjar Dinas Pancoran Kelod Desa Mundeh, Selemadeg Barat Tabanan ditemukan tewas di dalam mobil miliknya Jumat kemarin (17/5/2024). 

Korban I Wayan Juliarta, 49 ditemukan dalam kondisi tak bernyawa sekitar pukul 00.30 wita di pinggir Jalan Pulau Batam Banjar Dauh Pala, Desa Dauh Peken, Tabanan.

Kapolsek Tabanan I Nyoman Sumantara mengatakan kondisi korban I Wayan Juliarta yang ditemukan meninggal dunia didalam mobil Honda Jazz bernopol DK 1816 FAI diketahui oleh saksi I Kadek Agus Rai Denis Setiawan, 14 dan Noris Khotibul Umam, 16. 

 Baca Juga: Sesak Napas di Pinggir Jalan, Selamat karena Dievakuasi Warga ke Puskesmas

Kedua saksi sekitar pukul 23.00 wita yang berbocengan mengendarai Sepeda Motor Yahama Nmax datang dari arah barat menuju arah timur di Jalan Pulau Batam, Banjar Dauh Pala Desa Dauh Peken. 

Saksi yang merupakan pelajar melihat mobil Honda Jazz yang dikendarai korban mendadak berhenti parkir dipinggir jalan disebelah utara. Kedua saksi kala itu tak menghiraukan. 

Saat kedua saksi kembali balik melewati jalan yang sama sekitar pukul 00.30 wita, masih melihat mobil tersebut terparkir di pinggir jalan. Dengan kondisi kaca mobil terbuka dan lampu masih menyala. 

Penasaran dengan kondisi mobil tersebut lantaran sudah berjam-jam kondisi kaca mobil terbuka dan lampu mobil masih hidup. Kedua saksi lantas menghampiri mobil tersebut.  

Saat mendekati mobil kedua saksi I Kadek Agus Rai Denis Setiawan dan Noris Khotibul melihat adanya seorang laki-laki dalam posisi telungkup. 

Melihat hal tersebut kedua saksi berusaha membangunkan pemilik mobil, namun tidak ada respons. 

"Mengetahui hal itu kedua saksi langsung melaporkan kepada pecalang banjar setempat yang kebetulan melaksanakan patroli malam itu," kata Kompol Sumantara.

Saat dicek kembali ternyata korban I Wayan Juliarta ini sudah dalam kondisi tidak bernyawa. Sehingga kejadian itu dilaporkan ke Polsek Tabanan. 

Dari hasil pemeriksaan medis terhadap korban oleh petugas kesehatan RSUD Tabanan. Kondisi dari tubuh sudah tampak kebiruan atau lebam mayat dari leher ke atas. 

Kemudian keluar darah dari hidung dan busa dari mulut. Kondisi korban sudah kaku pada area rahang mulut, tidak ada denyut nadi dan pupil mata melebar atau tidak ada reflek mata. "Dari petugas medis mengatakan korban diperkirakan sudah meninggal dua jam lalu," ungkapnya.

Di sisi lainnya dari pengakuan istri korban Ni Komang Trisna Wati, korban selama hidupnya memang memiliki riwayat sakit asma bawaan. Dan sudah beberapa melakukan pemeriksaan rutin ke rumah sakit. 

"Hasil olah TKP, pemeriksaan medis dan keterangan keluarga. Korban I Wayan Juliarta yang ditemukan tewas diduga karena kambuhnya penyakit asma yang diderita," pungkasnya. [*]

Editor : Hari Puspita
#sesak napas #tabanan #meninggal mendadak