Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Janggal! Prajurit TNI asal Bali Meninggal Ketika Bertugas di Papua, Dokter Forensik Enggan Beber Hasil Otopsi Serda Gede Didin

Ni Kadek Novi Febriani • Senin, 22 Juli 2024 | 01:23 WIB

 

TIDAK WAJAR: Pemakaman prajurit TNI asal Bali,  Serda I Gede Didin Saputra  meninggal ketika bertugas di Batalyon Papua
TIDAK WAJAR: Pemakaman prajurit TNI asal Bali, Serda I Gede Didin Saputra meninggal ketika bertugas di Batalyon Papua

DENPASAR, radarbali.id Ada yang janggal menyusul meninggalnya Prajurit TNI, Serda I Gede Didin Saputra saat bertugas Sorong, Papua Barat belum lama ini. Kematiannya dianggap tidak wajar oleh keluarga.  Serda  I Gede Didin meninggal 7 Juli 2024  sekitar pukul 23. 30 WIT di RSUD Sele Be Solu Sorong. 

Informasi penyebab kematiannya lantaran sakit gangguan liver. Hal itu dirasa janggal, karena selama ini mendiang sehat-sehat saja tidak ada riwayat sakit demikian.

Keluarga memutuskan  melakukan otopsi di RS Prof  Ngoerah yang dilakukan pada 8 Juli 2024 lalu karena merasa ada  ketidakwajaran pada jenazah.

 Baca Juga: Pameran Warna Rosi di Beberapa Kota di Indonesia: Ekspresikan Perasaan dan Semangat Hidup dalam Dua Budaya Berbeda

Dikonfirmasi dengan Dokter Forensik RSUP Prof Ngoerah, dr Ida Bagus Putu Alit  menolak untuk membeberkan hasil otopsi jenazah Serda Didin dikarenakan kasus ini  didalami oleh Polisi Militer (POM).

"Kasus ini sedang didalami POM, lebih baik info keluarga saja dulu. Karena informasi publik jangan sampai lebih dahulu dari pendalaman POM," ucap dr Alit. 

DITANGISI: Keluarga prajurit TNI I Gede Didin Saputra saat di rumah duka ditangisi oleh keluarganya.
DITANGISI: Keluarga prajurit TNI I Gede Didin Saputra saat di rumah duka ditangisi oleh keluarganya.

Kasusnya masuk dalam otopsi klinis  maka harus dapat izin keluarga. Lanjut Dokter Alit hasil otopsi masih menunggu pemeriksaan PA (Patologi Anatomi) karena jenazah sudah diformalin.

"Ditambah lagi hasil otopsi masih menunggu pemeriksaan PA karena jenazah sudah  diformalin," bebernya. 

Seperti diketahui,  Serda I Gede Didin Saputra merupakan  Bintara Remaja  Yonif Kodam XVIII Kasuari di Sorong Papua Barat yang meninggal pada 7 Juli lalu. Pihak keluarga   merasa janggal  atas meninggalnya Serda I Gede Didin. 

Sehingga mereka  memutuskan  untuk  otopsi ketika jenazah mendiang sudah sampai di Bali di RS Prof Ngoerah.

Baca Juga: Untung Penuhi Segala Kebutuhan di SPEKTRA Meriah, Bidik Transaksi Rp2 Miliar Dalam 7 Hari Sambil Santuni Panti Asuhan

Padahal almarhum baru sebulan bertugas di Papua setelah menjalani pendidikan selama sembilan bulan di Bali.

Jenazah Serda I Gede Didin telah dimakamkan pada 9 Juli 2024 lalu. Hingga kini pihak keluarga juga telah melaporkan kasus ini ke Penyidikan Pomdam IX/Udayana.*** 

Editor : M.Ridwan
#prajurit tni #Pomdam IX/Udayana #Serda I Gede Didin Saputra #sorong papua barat #tni #asal bali