Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Kabar Duka dari Mantan Rektor Unud , Prof. Antara setelah Divonis Bebas : Usia 60 Tahun, Meninggal Mendadak, Sempat Mengaku Diare

Ni Kadek Novi Febriani • Kamis, 8 Agustus 2024 | 21:24 WIB
HANYA SEMPAT MENGAKU DIARE : Prof. Dr. Ir. I Nyoman Gde Antara M.Eng. IPU. (foto: dok.radar bali)
HANYA SEMPAT MENGAKU DIARE : Prof. Dr. Ir. I Nyoman Gde Antara M.Eng. IPU. (foto: dok.radar bali)

Sampai akhir hayat, usianya baru genap  60 Tahun.  Mantan Rektor Universitas Udayana (Unud),  Prof. Dr. Ir. I Nyoman Gde Antara M.Eng. IPU,  periode  2021-2025 meninggal dunia, Kamis (8/8/2024). Sebelumnya Dosen Fakultas Teknik Unud yang sempat berstatus terdakwa korupsi dan dinyatakan bebas   itu sehat bugar karena memiliki hobi bersepeda. Sama sekali tak ada yang menyangka.

USIANYA terbilang belum terlalu tua, sebetulnya. Prof. I Nyoman Gde Antara berusia 60 tahun Rabu  (7/8/2024).

Dari postingan Instagramnya @ profantara dia cukup intens membagikan foto. Terutama mengenai kegemaran bersepeda dan juga koleksi anggrek di rumahnya.

Dikonfirmasi dengan Ketua  Unit Komunikasi Publik Ni Nyoman Dewi Pascarani mengatakan penyebab meninggalnya karena sakit. ” Informasinya meninggal tadi pagi karena sakit. Tapi kami masih menunggu konfirmasi dari pihak rumah sakit, ”ucap Dewi Pascarani.

Dikatakan, semenjak kasus hukumnya telah selesai dan diputus tidak bersalah oleh majelis hakim, almarhum lanjut kembali ke kampus sebagai pengajar.

GEMAR BEROLAHRAGA : Prof . Antara dikenal sebagai penghobi sepeda dan penyuka  anggrek. (foto: istimewa/ Instagram)
GEMAR BEROLAHRAGA : Prof . Antara dikenal sebagai penghobi sepeda dan penyuka anggrek. (foto: istimewa/ Instagram)

Meski, ia dinyatakan tidak bersalah sayangnya jabatannya sebagai rektor tak bisa kembali.

“Iya (kembali mengajar lagi),” kata  Dewi.

Sementara itu, Rektor  Universitas Udayana, Prof.  Ngakan Putu Gede Suardana,  saat dikonfirmasi terpisah sebelum meninggal, almarhum mengeluh sakit diare saja.

“Dapat berita WhatsApp (WA)  dari pagi sudah ramai. Karena sakit diare saja katanya lho,” kata Prof Ngakan.

 Prof. Antara meninggal dunia di RSUD Mangusada dan kini jenazah almarhum masih berada di RSUD tersebut. Beliau meninggalkan tiga anak.

Prof. Ngakan meminta doanya semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik. Katanya mendiang  sangat baik dan tegasnya sebenarnya tentang memutuskan sesuatu berkomitmen untuk memajukan Udayana.

 “Kami sangat berduka. Sampai keluar air mata tyang (saya) ,” kata, Prof. Ngakan.

 

Di samping itu, mendiang baru saja  baru saja berulangtahun 7 Agustus kemarin.

 

“Beliau meninggal di usia 60 tahun tanggal 7 Agustus kemarin beliau ulangtahun,” pungkasnya.

Seperti diketahui Prof Antara ditetapkan  sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi Dana Sumbangan Institusi (SPI) mahasiswa baru seleksi Jalur Mandiri Universitas Udayana tahun 2018 sampai 2022. Namun, hakim menjatuhkan vonis bebas karena tidak terbukti korupsi dan menyalahgunakan wewenang. [ni kadek novi febriani/radar bali]

Editor : Hari Puspita
#unud #mantan rektor #Prof Antara