AMLAPURA, Radar Bali.id- Salah seorang pemancing bernama Mohamad Azwar, 40, yang merupakan wara Lingkungan Dangin Sema, Kecamatan Karangasem dinyatakan hilang saat memancing di Pantai Pasir Putih, Desa Perasi pada Rabu dini hari (14/8/2024).
Kasi Humas Polres Karangasem, Iptu I Gede Sukadana mengatakan, peristiwa nahas itu terjadi saat korban bersama kerabatnya yakni Sihabudin, 44, memutuskan untuk memancing di Pantai Pasor Putih. Keduaya berangkat sekitar pukul 22.00 Selasa malam.
Tiba di pantai Pasir Putih, keduanya pun memilih spot memancing di sisi paling timur berdekatan dengan tebing dan karang.
Baca Juga: Cerita Wayan Sania, Pemancing Yang Kini Sukses Budidaya Anggur Impor di Gianyar
Sembari menunggu hasil pancingan, kerabat korban memilih tidur di tebing. Sementara korban siaga. ”Sekitar pukul 02.00 Rabu dini hari, ombak besar datang dan menghantam keduanya,” ujar Iptu I Gede Sukadana.
Saat itu korban sempat membangunkan kerabatnya. Keduanya terseret ombak yang cukup besar. Dalam kondisi itu, kerabat korban memilih berpegangan pada batu tebing. Sementara korban terseret ombak.
”Korbannya sempat meminta tolong. Tapi karena kerabatnya ini terjebak ombak, tidak bisa menolong. Di sana korban terseret arus dan hilang,” tuturnya.
Kerabatnya tersebut sempat melakukan pencarian namun tak kunjung menemukan. Akhirnya peristiwa itu dilaporkan kepada pihak keluarga dan dilaporkan ke polisi, serta petugas Basarnas. ”Dilakukan pencarian oleh petugas gabungan. Sampai saat ini belum ditemukan,” ungkapnya.
Sementara itu, Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem, I Gusti Ngurah Eka Wiadnyana mengatakan, usai mendapat laporan, pihaknya bersama petugas gabungan langsung melakukan pencarian terhadap korban terseret arus. ”Ada tujuh personel yang kami berangkatkan,” tuturnya.
Tim gabungan yang terlibat kata dia tekah dibekali peralatan pendukung berupa drone thermal, Aqua Eye untuk deteksi di bawah permukaan air. ”Kami melakukan penyisiran di seputaran tempat dinyatakan hilang. Namun tidak ada tanda. Pencarian akan dilakukan besok (hari ini),” tandasnya. [*]
Editor : Hari Puspita