MANGUPURA, radarbali.jawapos.com - WNA Prancis bernama Ngoc Ho Paul Nguyen, 54, ditemukan tak bernyawa dalam posisi gantung diri saat liburan di Bali.
Pemilik 24FC4XXXX ini diketahui gantung diri di dalam kamar 102, penginapan Griya Bunga Jalan Kartika Plaza No. 99, Kuta, Badung, Sabtu (30/11/2024) sekitar pukul 12.05.
Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bali dari pihak penginapan mengatakan, bahwa lelaki tersebut check in seorang diri 29 November 2024 dan rencana check out Sabtu 30 November 2024.
Karena itu, karyawan bernama Nyoman Bagus Semarajaya, 25, melakukan konfirmasi sekitar pukul 12.00.
Namun, tidak ada respons ketika pintu digedor. Lalu diberitahukan kepada karyawan lain bernama Putu Manuaba, 59, sehingga dihubungi tukang kunci bernama Reka, sekitar 30 menit kemudian.
Selanjutnya membuka pintu kamar 102. Sontak geger karena setelah pintu terbuka lelaki tersebut dalam posisi tergantung.
Baca Juga: Percaya Setiap Anak Memiliki Nilai, Expo Gelsisi SMP Tunas Bangsa Temukan Talenta Siswa
"Ya, dia tergantung di slide pintu geser dengan menggunakan tali sepatu warna hitam," beber sumber yang merupakan karyawan penginapan tersebut.
"Para saksi langsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Kuta,” tambah sumber sembari meminta namanya dirahasiakan.
Tim langsung melakukan olah TKP. Dikonfirmasi terpisah, Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polresta Denpasar AKP I Ketut Sikadi membenarkan. Bahwa kondisi korban posisi tergantung dengan tali sepatu warna hitam.
Kepala menghadap arah utara, kaki menyentuh lantai dengan posisi menyilang kanan berada didepan. Kedua tangan berada lurus disamping badan dengan tangan mengepal. Menggunakan kaos berkerah lengan pendek warna hitam. Celana pendek warna coklat.
"Lalu mata terpejam dan mulut tertutup. Kemaluan korban mengeluarkan cairan sperma. Diduga murni bunuh dir," kisah Juru Bicara Polresta Denpasar. Berdasarkan pemeriksaan inafis Polresta Denpasar pada tubuh korban tidak ditemukan tanda tanda kekerasan. "Ya tidak ditemukan tanda kekerasan. Untuk mengetahui pastinya kematian korban perlunya kiranya dilakukan Otopsi," pungkasnya.***
Editor : M.Ridwan