DENPASAR, radarbali.jawapos.com – Banyak pasangan bersusah payah ingin punya anak, ini ada bayi malah dibuang. Kasus buang bayi kembali terjadi dan menghebohkan warga kota.
Kali ini Anggota TNI yang usai memancing dan tanpa sengaja menemukan jasad bayi mengapung dan nyangkut di sampah sungai Pemelisan di Banjar Suwung Batan Kendal, Sanur, Denpasar Selatan, Minggu 5 Januari 2025 sekitar pukul 17.00 Wita.
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukasi menjelaskan, jenazah bayi itu ditemukan pertama kali oleh anggota TNI bernama Gusti Rahmat Wijaya, 35. Pria yang tinggal di asrama Prajaraksaka, Pemogan, Denpasar Selatan awalnya hendak pulang usai memancing tak jauh dari TKP.
Baca Juga: Nama dan Tanda Tangan Diduga Dipalsukan, Lansia Asal Jimbaran, Badung, Laporkan Oknum Pengacara
Dilihat ada sesosok jasad bayi mengambang di muara sungai Pemelisan. Ia lantas mengajak temannya Ananda untuk mendekati jasad bayi tersebut. Ternyata benar jasad bayi itu diketahui jenis kelamin laki-laki.
"Para saksi melihat jasad bayi sudah tewas dan tersangkut sampah di sungai Pemelisan," ungkap AKP Sukadi, Senin (6/12).
Temuan ini lantas dilaporkan saksi ke warga salah satunya I Ketut Darma Yoga. Saksi Darma Yoga kemudian mengangkat jasad bayi tersebut ke daratan, lalu di bungkus dengan kain putih. Selanjutnya melaporkan ke perangkat desa setempat dan Polsek Denpasar Selatan.
Baca Juga: Pengelolaan Strategi Komunikasi Perbaiki Reputasi Saat Krisis
Hasil penyelidikan sementara, jasad bayi tersebut memakai pempres warna putih, memakai baju bayi, hidung dan mata bayi sebelah kiri bengkak. Selanjutnya dievakuasi ke RS Bali Mandara dengan menggunakan mobil ambulans dari BPBD Kota Denpasar.
Jasad bayi belum mengeluarkan bau busuk dan diperkirakan baru di buang belum sehari. Kemungkinan bayi sengaja dibunuh oleh orang tuanya.
"Kami masih melakukan penyelidikan, siapa orang tua yang nekat buang bayi tak berdosa ini," pungkas AKP Jubir Polresta Denpasar ini.***
Editor : M.Ridwan