Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Dumogi Amor ring Acintya, di Karangasem Tiga Tewas Tertimpa Pohon Aren, Ini Kronologi Kejadiannya

Zulfika Rahman • Senin, 10 Februari 2025 | 14:58 WIB
MASUK UGD: Sejumlah korban saat menjalani perawatan medis di UGD RSUD Karangasem usai kejadian nahas pohon tumbang. (zulfika Rahman/radar bali)
MASUK UGD: Sejumlah korban saat menjalani perawatan medis di UGD RSUD Karangasem usai kejadian nahas pohon tumbang. (zulfika Rahman/radar bali)

AMLAPURA, Radar Bali.id- Arena sabung ayam (tajen) di Banjar Dinas Desa, Desa Bungaya, Kecamatan Bebandem berubah menjadi duka pada Minggu (9/2/2025).

Ini setelah pohon jenis aren yang ada di arena sabung ayam itu tumbang akibat angin kencang disertai hujan. Akibatnya tiga orang meninggal dunia dan enam luka-luka.


Perbekel Desa Bungaya, I Made Dangin mengatakan peristiwa berdarah itu terjadi sakitar pukul 14.00 Minggu siang. Saat itu Karangasem yang dilanda hujan serta angin kencang sejak pagi hari. ”Ada sembilan korban. Tiga meninggal dunia, enam menjalani perawatan,” ujarnya saat dikonfirmasi.


Dangin mengakui sembilan orang yang menjadi korban tersebut merupakan warganya. Namun pihaknya belum mengetahui secara pasti, apakah para korban tersebut sedang melaksanakan sabung ayam atau hanya berteduh. ”Kejadiannya begitu cepat. Tiba-tiba pohon aren berukuran besar yang ada di dekat lokasi tumbang,” ungkapnya. 


Saat pohon aren tumbang dan menimpa para korban. Sejumlah warga lainnya langsung bahu membahu melakukan evakuasi dengan alat seadanya. Hingga akhirnya, ke sembilan orang dibawa ke dua rumah sakit berbeda. ”Ada yang dibawa ke RSUD Karangasem dan Balimed,” kata Dangin.


Tiga korban yang meninggal dunia yakni I Ketut Arnawa, I Gede Gunarta, dan I Nengah Saba. Sementara korban yang mengalami luka ringan dan berat yakni I Gede Adi Juliarta, I Made Arta Wijaya, I Nengah Kantun, I Made Ruci Rismayanta, I Komang Reneng Astawa, dan I Wayan Gede Aris. 


Hingga saat ini polisi masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). ”Laporan sedang kami susun dan data sedang kami kumpulkan,” ucap Kasi Humas Polres Karangasem, Iptu I Gede Sukadana.

Data awal yang didapat, jumlah total korban berjumlah sembilan orang. Tiga di antaranya dinyatakan meninggal dunia akibat luka yang cukup parah usai tertimpa pohon aren. ”Tiga meninggal dunia, dua luka berat, empat luka ringan. Laporan lengkap nanti menyusul,” tukasnya.


Akibat cuaca ekstrem yang terjadi di wilayah Karangasem menimbulkan sejumlah bencana. Mulai dari pohon tumbang yang menimpa rumah, bangunan pelinggih, hingga bangunan fasilitas umum. [*]

 

 

Editor : Hari Puspita
#korban meninggal #bencana #karangasem #cuaca ekstrem #pohon tumbang