DENPASAR, radarbali.jawapos.com - Keamanan di Finns Beach Club, di Jalan Pantai Berawa, Tibubeneng, Canggu, Badung, Bali, kian rawan. Buktinya, sedikitnya lebih empat orang bule diduga asal Australia ngamuk secara brutal. Mereka terlibat baku hantam dengan sekuriti.
Alhasil, petugas keamanan club nyonyor. Bahkan alami pendarahan pada kepala dan patah gigi. Kejadian berlangsung Selasa 11 Februari 2025, sekitar pukul 21.40 Wita. Para WNA ini semntara dicari oleh pihak berwajib.
Kasi Humas Polres Badung IPDA Putu Sukarma mengatakan, kericuhan berawal sekitar pukul 21.40, ketika LD, yang duduk di table Daybed 401, bersenggolan dengan seorang perempuan di meja sebelah (Daybed 402).
Karena bersenggolan itu menyulut emosi LD. Cekcok pun tak terhindarkan, hingga mencekik pengunjung lain di meja tersebut.
Mengetahui adanya hal tersebut keamanan datang dan melerai. LD justru mengacungkan jari tengah ke arah mereka.
Setelah beberapa kali diperingatkan, security akhirnya mengeluarkan LD dari area club. Namun, begitu sampai di parkiran, situasi semakin memanas. LD dan temannya memberontak dan mulai menyerang petugas keamanan.
Aksi baku hantam tak terhindarkan, sekitar pukul 21.55. Para sekuriti dibuat klenger setelah itu bergegas melarikan diri ke arah utara Jalan Pantai Berawa.
Akibat aksi brutal itu, empat security mengalami luka cukup serius.
Yakni, KBYD mengalami gigi bawah patah, hidung berdarah, kepala belakang robek (dirawat di Klinik Hydro Medical Bali), GDW menderita bengkak di belakang telinga kiri, luka lecet di pipi kiri, LR menderita luka gigitan di tangan kiri, luka lecet di siku tangan kanan, dan GNAS juga luka-luka, yakni lebam pada pipi kanan.
"Ada yang alami pendarahan di kepala hingga patah gigi," cetusnya. Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi pelaku lain yang terlibat dalam penyerangan tersebut.
"Para pelaku menurut saksi diduga asal Australia masih dikejar. Meski demikian identitas para pelaku telah dikantongi," tegasnya.***
Editor : M.Ridwan