AMLAPURA, Radar Bali.id- Insiden kecelakaan maut di jalur sebelas yang mengakibatkan salah seorang pengendara motor I Nengah Kajeng meninggal dunia akhirnya terungkap.
Ini setelah pengendara truk yang dikemudikan IWS, 41, mendatangi Mapolres Karangasem pada Selasa (5/8/2025) beberapa saat setelah kejadian.
Pengakuan sopir kepada polisi, sopir mengaku tak merasa ada benturan apapun. Sehingga tidak mengetahui, jika ada salah seorang pengendara motor yang dikemudikan mendiang I Nengah Kajeng tersenggol.
”Sopir mengaku tidak merasakan adanya benturan atau melihat korban jatuh di belakangnya. Sehingga tetap melanjutkan perjalanan,” kata Plt Kasatlantas Polres Karangasem Iptu I Nyoman Sulatra saat dikonfirmasi Rabu (6/8/2025).
Pasca kejadian, polisi langsung melakukan penyelidikan. Hingga akhirnya menemukan truk yang diduga menyenggol korban hingga menyebabkan kehilangan nyawa. Dari keterangan saksi dan pengemudi truk, peristiwa itu berawal saat pengendara truk melaju beriringan dengan truk lainnya dari arah barat menuju timur (pertigaan Padangkerta).
Saat memasuki jalur simpang tiga Padangkerta, truk yang dikemudikan IWS mencari haluan untuk menikung ke arah kiri. Kemudian, korban dibelakangnya mengendarai sepeda motor yamaha jupiter. Saat akan mendahului truk dari sisi kiri malah menyenggol motor korban hingga terjatuh. ”Kami juga sudah meminta keterangan beberapa saksi yang melihat kejadian tersebut,” terang Sulatra.Kasus tersebut masih dalam penanganan Sat Lantas Polres Karangasem.
Diberitakan sebelumnya, peristiwa kecelakaan di jalan veteran mengakibatkan pria paruh baya bernama I Nengah Kajeng meninggal dunia dalam perawatan medis di RS Balimed Karangasem.
Pria asal Desa Kesimpar, Kecamatan Abang itu mengalami cedera kepala berat. Saat kejadian, mobil truk yang belakangan diketahui dikemudikan IWS itu berlalu meninggalkan korban yang masih dalam kondisi terluka. [*]