Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Gegara Serempet Bus, Oleng, Pemotor Nahas Ini Tewas Terlindas Truk

Muhammad Basir • Minggu, 10 Agustus 2025 | 12:00 WIB
MENGENASKAN : Lokasi korban dan motor seusai kecelakaan Jumat malam lalu (8/8/2025) Jalan Raya Denpasar–Gilimanuk, Desa Banyubiru . (Foto Satlantas Polres Jembrana)
MENGENASKAN : Lokasi korban dan motor seusai kecelakaan Jumat malam lalu (8/8/2025) Jalan Raya Denpasar–Gilimanuk, Desa Banyubiru . (Foto Satlantas Polres Jembrana)

 

NEGARA, Radar Bali.id - Kecelakaan maut kembali terjadi di jalur Jalan Raya Denpasar–Gilimanuk, Desa Banyubiru, Jumat (8/8) malam. Seorang pengendara motor, tewas di tempat usai terlibat kecelakaan beruntun dengan bus dan truk.

Kecelakaan juga mengakibatkan kemacetan karena terjadi saat lalu lintas padat kendaraan di jalan nasional.

Kecelakaan Jalan Raya Denpasar–Gilimanuk Kilometer 100-101, Jumat malam sekitar pukul 18.45 Wita. Melibatkan motor DK 5574 ZN, bus DK 782 BI dan truk P 8556 GE. ”Kecelakaan melibatkan tiga unit kendaraan,” ujar Kasatlantas Polres Jembrana Iptu Aldri Setiawan, Sabtu (9/8/2025).

Aldri menjelaskan, kecelakan bermula saat motor yang dikendarai I Gusti Kade Ngurah Oktayana Putra,44, dari arah timur ke barat diduga hendak mendahului bus yang dikemudikan Mochamad Syaifudin, 50. Namun, saat menyalip, motor korban diduga menyerempet bus.

Serempetan motor degan bus membuat motor oleng ke kanan dan terjatuh, hingga terseret kedepan masuk jalur kanan atau jalur berlawanan dari arah barat ke timur. Pada saat bersamaan, datang truk P 8556 GE yang dikemudikan Samsul Arifin, 44, datang dari arah berlawanan. ”Motor yang oleng dan jatuh ditabrak truk yang bergerak pada jalurnya,” jelasnya.

Benturan keras membuat pengendara motor asal Kelurahan Loloan Timur, mengalami cedera kepala berat, patah tangan kiri, patah kaki kiri, serta luka robek di bibir. Nyawa korban tak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Polisi telah melakukan olah TKP, memeriksa saksi, serta mengamankan barang bukti kendaraan yang terlibat. Kasus ini masih dalam penyelidikan Satlantas Polres Jembrana.

Setelah terjadi kecelakaan, lalu lintas kendaraan dari dua arah sempat macet. Usai proses evakuasi korban ke RSU Negara dan motor selesai, lalu lintas kendaraan kembali normal.

Lokasi kejadian, kondisi jalan di lokasi kejadian lurus, datar, beraspal baik, dan merupakan jalur nasional dengan arus lalu lintas sedang. Namun minimnya penerangan jalan membuat pandangan pengendara terbatas. ”Kami imbau pengendara agar lebih hati-hati, terutama saat malam hari. Jangan memaksakan diri mendahului jika situasi tidak memungkinkan,” ujarnya.

Kecelakaan lalu lintas juga terjadi di Jalan Denpasar-Gilimanuk Kilometer 104-105, Jumat (8/8), tepatnya sebelum jembatan kembar sungai tukadaya Desa Tukadaya Kecamatan Melaya. Kecelakan tunggal truk boks W 8473 UZ diduga karena sopir mengantuk sehingga mengalami Out of Control.

Truk yang dikemudikan Imam Safii, 50, datang dari arah timur ke barat atau arah Gilimanuk - Denpasar. Sopir diduga mengantuk tidak bisa menguasai kendaran sehingga menabrak pagar  pembatas jalan sebelah kiri dan terjatuh di sebelah kiri. Kecelakaan tidak mengakibatkan korban jiwa, tetapi truk terguling di luar badan jalan di kedalaman sekitar 3 meter. (bas)

 

 

Editor : Hari Puspita
#lakalantas #kecelakaan maut #jalan nasional #denpasar gilimanuk