JEMBRANA, Radar Bali.id – Sebuah dahan pohon lapuk tumbang dan menimpa sebuah mobil pikap yang terparkir di Jalan Raya Denpasar–Gilimanuk, Pekutatan, Jembrana, pada Rabu (20/8/2025) sore.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, meskipun mobil mengalami kerusakan pada bagian depannya.
Kejadian ini terjadi tepat di depan SMAN 1 Pekutatan, ketika mobil pikap milik Gusti Komang Kusmayadi (56) asal Desa Medewi sedang terparkir.
Kepala Pelaksana BPBD Jembrana, I Putu Agus Artana Putra, menjelaskan bahwa dahan pohon sepanjang 15 meter dengan diameter 50 cm itu patah karena kondisinya sudah lapuk.
"Dahan pohon itu patah karena sudah lapuk, kemudian diterpa angin," ujar Agus.
Kerugian Ditaksir Capai Rp 2 Juta
Dahan yang tumbang menimpa bagian kap mobil pikap tersebut hingga ringsek. Meskipun demikian, pemilik mobil tidak berada di dalam kendaraan saat kejadian, sehingga tidak ada korban luka.
"Kerusakan terjadi pada bagian kap mobil. Tidak ada korban jiwa karena pemilik tidak berada di mobil," imbuh Agus.
Tim reaksi cepat dari BPBD Jembrana langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan membersihkan dahan pohon yang menutupi jalan. Kerugian akibat insiden ini diperkirakan mencapai Rp 2 juta.
Menanggapi insiden ini, Agus Artana Putra mengimbau masyarakat untuk lebih waspada saat melintas atau memarkir kendaraan di bawah pohon-pohon besar, terutama yang terlihat tua atau lapuk.
"Potensi pohon tumbang selalu ada, terutama di jalur dengan banyak pepohonan tua di pinggir jalan," tegasnya.
BPBD Jembrana juga mengimbau agar masyarakat proaktif melaporkan jika menemukan pohon dengan kondisi membahayakan di sekitar area publik untuk segera ditangani.[*].
Editor : Hari Puspita