TABANAN, RadarBali.id - Pengunjung Pantai Nyanyi, Kediri, dikejutkan oleh penemuan sesosok mayat laki-laki pada Jumat (29/8/2025). Mayat tersebut ditemukan dalam kondisi telungkup dan penuh luka, memicu kehebohan di kalangan warga sekitar.
Penemuan pertama kali dilaporkan oleh I Ketut Subagan Sebuten,69, sekitar pukul 08.00 Wita. Saat sedang berolahraga pagi, ia tak sengaja melihat mayat yang terdampar di bibir pantai. Saksi segera menghubungi pihak keamanan vila terdekat dan melaporkannya ke Polsek Kediri.
Menurut Kapolsek Kediri, Kompol I Nyoman Sukadana, korban ditemukan mengenakan kaus biru dan memiliki tato di punggungnya. Setelah dilakukan pemeriksaan dan koordinasi dengan Basarnas serta Polsek Mengwi, identitas korban akhirnya terungkap.
Korban adalah Akhmad Romli ,34, seorang buruh bangunan asal Jember, Jawa Timur. Ia diketahui merupakan salah satu dari tiga buruh yang tenggelam terseret arus di Pantai Cemagi, Mengwi, beberapa waktu sebelumnya.
"Jadi, baru dua orang korban tenggelam yang berhasil ditemukan, yaitu Akhmad Romli dan Muhammad Rohmat. Satu korban lainnya masih dalam pencarian," jelas Kompol Sukadana.
Penemuan ini menjawab misteri mayat tanpa identitas yang sempat menghebohkan, sekaligus menjadi pengingat akan bahaya arus laut di pantai.[*]
Editor : Hari Puspita