Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Bali Berduka! Mobil Sigra Terseret Banjir Pasutri Tewas, Sempat Telepon Anak Lalu Terputus, Mobil Xenia Terperosok ke Got

Andre Sulla • Kamis, 11 September 2025 | 02:03 WIB
DICARI: Korban banjir pasutri yang tewas di evakuasi di area  Pasar Pengosari, Kerobokan, sekitar pukul 06.30
DICARI: Korban banjir pasutri yang tewas di evakuasi di area Pasar Pengosari, Kerobokan, sekitar pukul 06.30

MANGUPURA, radarbali.jawapos.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Kuta Utara, Badung, memicu banjir besar di sejumlah titik,Rabu (10/9) sekitar pukul 03.00 WITA. Dua peristiwa nahas pun terjadi di seputaran Pasar Pengosari, Kerobokan, sekitar pukul 06.30 WITA. Kepastian ini disampaikan Kapolsek Kuta Utara Kompol I Ketut Agus Pasek Sudina SIK.,MH.,

Dijelaskan mantan Kapolsek Kuta, pertama, sebuah mobil Xenia putih milik Koperasi Kredit Tritunggal Tuka KC Kerobokan yang tengah terparkir di depan kantor koperasi, terperosok masuk ke aliran sungai setelah got penahan jebol.

"Kendaraan tersebut kemudian berhasil dievakuasi oleh petugas Damkar Badung menggunakan satu unit truk derek," kisahnya.

Peristiwa kedua jauh lebih tragis. Sebuah mobil Sigra putih yang dikemudikan Jumaali, 59,  pedagang asal Jalan Buana Raya, Denpasar Barat, terseret derasnya arus banjir ketika melintas di Jalan Pasar Pengosari.

Saat kejadian, Jumaali tengah bersama istrinya, Endang Cafyaning Ayu 42, yang duduk di kursi penumpang.

Menurut keterangan anak korban, Muhammad Saiful, 26, kedua orang tuanya berangkat dari rumah untuk mengantarkan pesanan kue ke pasar dan warung langganan, sekitar pukul 03.00 WITA.

Endang sempat menelpon dan mengatakan mobilnya terjebak banjir di dekat Pasar Pengosari, sekitar pukul 04.10 WITA.

Namun, ketika Saiful mencoba kembali menghubungi sang ibu pukul 06.00 WITA, panggilannya tidak lagi mendapat jawaban.

Beberapa jam kemudian, kabar duka datang. Endang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah terseret arus hingga ke kawasan proyek villa di Banjar Kelecung, Kelurahan Kerobokan Kelod.

 Baca Juga: Raffi Ahmad Jadi Menpora Baru? Netizen Berisik Bahas Kemampuannya!

"Jenazahnya ditemukan terjepit di reruntuhan tembok bangunan," kisahnya.

Sementara itu, Jumaali berhasil dievakuasi tim gabungan dan segera dilarikan ke RS Garbamed Kerobokan untuk mendapat perawatan medis. Kondisinya hingga kini masih dalam penanganan.

I Made Gede Gunarsa, Kelian Dinas Banjar Gede Kerobokan, mengungkapkan, dirinya sudah melakukan pengecekan banjir di kawasan Pasar Pengosari, sekitar pukul 04.30 WITA.

Saat itu, air menutup seluruh badan jalan sehingga jalur tidak terlihat sama sekali. "Kami bersama tukang parkir pasar sudah berusaha menutup akses jalan agar kendaraan tidak melintas. Namun, derasnya arus membuat kejadian ini tak terhindarkan," ujarnya.

 Baca Juga: Wali Kota Jaya Negara: Fokus Evakuasi, Pendataan, dan Pemulihan Warga Terdampak, Bersama Gubernur Koster Tinjau Lokasi Banjir di Denpasar

Pasca kejadian, tim Damkar Badung, BPBD, dan perangkat desa langsung melakukan evakuasi terhadap kendaraan serta korban. Hingga siang hari, kondisi air mulai surut dan akses jalan utama kembali bisa dilalui kendaraan meski masih menyisakan lumpur tebal dan material ringan yang terbawa banjir.

"Adapun mobil Sigra yang hanyut hingga kini masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan," pungkas Kapolsek.***

Editor : M.Ridwan
#korban banjir #kerobokan kuta utara #banjir #pasutri tewas