GILIMANUK, RadarBali.id – Lokasi penjualan tiket penyeberangan kapal di pinggir Jalan Denpasar-Gilimanuk, Kelurahan Gilimanuk, kembali menjadi pemicu kecelakaan lalu lintas.
Insiden kali ini melibatkan dua truk dalam kecelakaan beruntun pada Kamis dini hari (25/9/2025). Beruntung tidak ada korban jiwa, namun kedua truk mengalami kerusakan parah, dan sebuah warung turut ringsek dihantam kendaraan.
Gegara Truk Berhenti Mendadak
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 01.50 Wita. Insiden ini melibatkan truk AG 8099 UF yang dikemudikan oleh Dedik Harianto dan truk DK 8683 WO yang dikemudikan oleh Putu Murdiana.
Menurut informasi yang dihimpun, kecelakaan bermula ketika truk AG 8099 UF berhenti mendadak di sisi kiri jalan untuk membeli tiket penyeberangan. Truk tersebut berhenti menggunakan sebagian badan jalan.
Dalam kondisi jalan yang lurus dan minim penerangan, tiba-tiba dari arah belakang datang truk DK 8683 WO dan langsung menabrak keras bagian belakang truk yang sedang berhenti.
Dampaknya, truk AG 8099 UF yang ditabrak terdorong hingga menabrak warung milik warga yang berada di sisi jalan.
Kerusakan Parah pada Kendaraan dan Warung
Akibat benturan keras tersebut, kedua kendaraan mengalami kerusakan signifikan. Truk AG 8099 UF pecah kaca depan dan kabin depannya ringsek. Kerusakan serupa dialami truk DK 8683 WO, dengan kaca depan pecah dan kabin depan ringsek parah. Warung milik warga yang dihantam truk juga mengalami kerusakan.
Lurah Soroti Bahaya Loket di Pinggir Jalan
Lurah Gilimanuk, Ida Bagus Tony Wirahadikusuma, membenarkan adanya kecelakaan beruntun tersebut. Ia menegaskan bahwa lokasi penjualan tiket menjadi masalah berulang yang membahayakan pengguna jalan.
“Kecelakaan beruntun karena loket pinggir jalan. Banyak kendaraan yang berhenti membeli tiket parkir di badan jalan, sehingga menyebabkan kecelakaan,” jelas Tony.
Pihaknya berharap agar ada penertiban atau penataan ulang lokasi penjualan tiket untuk mencegah terulangnya kejadian serupa yang mengancam keselamatan.[*]
Editor : Hari Puspita