Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Tragis! Hendak Menuang Pertalite ke Motor Pembeli, Warung di Penebel Ludes Terbakar, Pemilik Terluka

Juliadi Radar Bali • Sabtu, 4 Oktober 2025 | 12:25 WIB
HANGUS TERBAKAR : Kondisi warung milik I Nyoman Suarkan yang ludes terbakar di Banjar Dinas Babahan Kanginan, Desa Babahan, Penebel, Tabanan.(istimewa)
HANGUS TERBAKAR : Kondisi warung milik I Nyoman Suarkan yang ludes terbakar di Banjar Dinas Babahan Kanginan, Desa Babahan, Penebel, Tabanan.(istimewa)

 

TABANAN, Radar Bali.id – Sebuah warung di Banjar Dinas Babahan Kanginan, Desa Babahan, Penebel, Tabanan, ludes dilalap si jago merah pada Kamis (2/10/2025) sore.

Peristiwa tragis ini tidak hanya menyebabkan kerugian materi puluhan juta rupiah, tetapi juga mengakibatkan pemilik warung, I Nyoman Suarnaka, menderita luka bakar serius di kedua kakinya.

Gegara Uap Pertalite Tersambar Api Tungku

Kapolsek Penebel, AKP I Gusti Kade Alit Murdiasa, menjelaskan bahwa kebakaran yang terjadi sekitar pukul 16.30 Wita tersebut dipicu oleh kelalaian saat korban sedang memasak air.

"Korban bermaksud memasak air menggunakan tungku tanah liat dengan kayu bakar untuk keperluan mandi. Nahas, di ruangan yang sama atau berdekatan, terdapat bensin," ungkap AKP Alit Murdiasa, Jumat (3/10/2025).

Saat api di tungku sudah menyala, korban dilaporkan tengah menuang Pertalite yang baru dibeli ke dalam jerigen kecil. Seketika, uap Pertalite langsung tersambar api dari tungku. Api membesar dengan cepat dan langsung merembet ke seluruh bagian warung.

Korban yang berada di lokasi kejadian tak sempat menghindar dan mengalami luka bakar di kedua kakinya.

Pemadaman Butuh Tiga Unit Damkar

Meskipun warga sekitar segera bergotong royong berusaha memadamkan api, kondisi cuaca yang panas membuat api sulit dikendalikan. Petugas pemadam kebakaran segera dihubungi.

"Api baru dapat dipadamkan setelah tiga unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dan berjibaku selama dua jam. Api berhasil dipadamkan total sekitar pukul 18.30 Wita," jelas Kapolsek.

Berdasarkan hasil penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara (TKP), sumber api dipastikan berasal dari sambaran uap bahan bakar minyak Pertalite. Kerugian yang dialami korban diperkirakan mencapai Rp 70 juta.

Terkait korban luka, Kapolsek menambahkan bahwa I Nyoman Suarnaka telah melapor untuk mendapatkan surat keterangan polisi. "Ini untuk mendukung klaim pembiayaan BPJS Kesehatan mengingat korban mengalami luka bakar pada bagian kedua kaki," pungkasnya.[*]

Editor : Hari Puspita
#tabanan #warung terbakar #penebel #kebakaran #pertalite