Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Universitas Udayana Geger! Mahasiswa Sosiologi Tetiba Terjun dari Lantai 2 dan Tewas, Diduga Bunuh Diri di Tengah Jam Kuliah

Andre Sulla • Kamis, 16 Oktober 2025 | 02:49 WIB

 

BUNUH DIRI: Mahasiswa program studi Sosiologi Universitas Udayana tewas lantaran terjun bebas dari lantai 2 gedung kampus.
BUNUH DIRI: Mahasiswa program studi Sosiologi Universitas Udayana tewas lantaran terjun bebas dari lantai 2 gedung kampus.

DENPASAR, radarbali.jawapos.com – Suasana kampus Universitas Udayana (Unud) di Jalan Sudirman, Denpasar, mendadak geger. Seorang mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Semester 7 inisial TI, dilaporkan jatuh dari lantai dua gedung perkuliahan diduga bunuh diri, Rabu (15/10) sekitar pukul 09.00 WITA.

Salah satu satpam ditemui Jawa Pos Radar Bali di lokasi kejadian membenarkan mahasiswa yang belum diketahui identitasnya itu merupakan mahasiswa Program Studi Sosiologi.

Tetiba situasi mencekam ketika mahasiswa dan mahasiswi yang lain berteriak setelah mengetahui ada pemuda jatuh dari lantai dua.

 Baca Juga: Fakta Baru Persidangan Budiman Tiang, PT SUP Disebut Punya Utang Rp 24 Miliar

"Kami dapat informasi itu langsung bergegas ke titik jatuhnya mahasiswa tersebut," katanya. Ternyata benar, mahasiswa inisial TI mengenakan celana panjang hitam, kemeja putih, dan jaket hitam terkapar tengadah di depan gedung. "Ya, pihak kampus bergegas bahwa yang bersangkutan ke RS," kisahnya.

Lebih lanjut dikatakan, lelaki itu sempat dilarikan ke RSUP Prof. Ngoerah Denpasar, namun nyawanya tak tertolong. "Korban jatuh dari lantai dua. Apakah bunuh diri atau terpeleset, kami belum tahu. Informasinya telah meninggal dunia," tutupnya.

Dikonfirmasi terpisah, Ketua Unit Komunikasi Publik Universitas Udayana, Dr. Dewi Pascarani, membenarkan peristiwa yang terjadi. Ia mengatakan pihak kampus masih menelusuri penyebab pasti insiden yang menggegerkan lingkungan kampus itu. Pihaknya sedang mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi di sekitar lokasi.

 Baca Juga: Duh, Petik Kopi Berujung Tragis, Diduga Pelecehan Seksual, Pria Aceh Tengah Ini Diringkus

Terutama mereka yang berada di lantai dua saat kejadian. Penyebabnya belum dapat disimpulkan. Menurutnya, dari hasil pengecekan awal, kecil kemungkinan korban terpeleset karena area lantai dua gedung FISIP memiliki selasar pengaman. Kalau melihat struktur bangunan, kemungkinan terpeleset memang kecil.

"Tapi kami belum bisa memastikan sebelum hasil pemeriksaan dan keterangan saksi lengkap,” tambahnya. Pascarani menegaskan, pihak kampus telah menugaskan dekanat untuk mendampingi keluarga korban serta memastikan proses medis berjalan lancar.

“Pihak dekan dan wakil dekan sudah di rumah sakit untuk memantau kondisi korban,” katanya. Namun tak lama berselang, kabar duka datang dari RSUP Prof. Ngoerah Denpasar. Sementara itu, di lingkungan kampus beredar informasi bahwa korban diduga hendak mengakhiri hidupnya dengan melompat dari lantai dua gedung tersebut.

 Baca Juga: MUFG dan Danamon Gelar MUFG N0W Indonesia 2025: Tunjukkan Kekuatan Jaringan MUFG di Asia Pasifik!

Meski begitu, pihak kampus belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan itu. “Kami belum bisa menyimpulkan apakah ini kecelakaan atau ada unsur lain. Semua masih dalam proses penelusuran,” tegas Pascarani.

Pihak Universitas Udayana memastikan akan memberikan pendampingan psikologis bagi teman-teman seangkatan korban dan memperkuat upaya pencegahan agar kejadian serupa tak terulang.

Terpisah, pejabat Humas rumah sakit, I Ketut Dewa Krisna, membenarkan bahwa korban akhirnya meninggal dunia setelah sempat mendapat perawatan intensif.

“Iya, korban meninggal dunia,” singkat Dewa Krisna singkat saat dikonfirmasi. Sementara itu, Kepala Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polresta Denpasar Kompol I Ketur Sukadi belum berkomentar banyak. "Belum dapat data. Sehingga akan koordinasi dulu," tutupnya.***

Editor : M.Ridwan
#bunuh diri #mahasiswa tewas #universitas udayana #FISIP Unud