SEMARAPURA, Radar Bali.id – Warga di sekitar Banjar Bendul, Kelurahan Semarapura Tengah, Klungkung, dikejutkan dengan munculnya asap pekat tebal pada Kamis (13/11/2025) sekitar pukul 14.30 Wita.
Asap tersebut bersumber dari balai banjar setempat, di mana sebuah ogoh-ogoh bekas perayaan Hari Raya Nyepi tahun sebelumnya ditemukan hangus terbakar.
Peristiwa ini segera dilaporkan warga ke Kantor Pemadam Kebakaran (Damkar) Klungkung pada pukul 14.31 Wita.
Kasi Penyelamatan dan Pemadaman Kebakaran Satpol PP dan Damkar Klungkung, I Gede Erwin, membenarkan laporan tersebut. Petugas Damkar segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan.
”Yang terbakar sebuah ogoh-ogoh yang disimpan di balai banjar. Kami segera merelokasi penyiraman sehingga api tidak meluas dan merambat ke bangunan balai banjar,” terang I Gede Erwin.
Berkat respons cepat, api berhasil dikuasai dan dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 14.51 Wita.
Penyebab Masih Misterius
Hingga saat ini, penyebab pasti munculnya api yang membakar patung raksasa tersebut masih belum diketahui. Warga sekitar baru menyadari adanya kebakaran setelah melihat kepulan asap pekat yang membubung tinggi dari dalam balai banjar.
”Warga tahunya sudah ada asap besar. Saat dicari tahu sumber asap, dilihat ada ogoh-ogoh terbakar,” jelas I Gede Erwin, menambahkan bahwa tidak ada saksi mata yang melihat awal mula api.
Dalam peristiwa tersebut, dipastikan tidak ada korban jiwa. Kerugian material pun tergolong nihil karena benda yang terbakar hanyalah sebuah ogoh-ogoh yang sudah tidak terpakai dan disimpan di dalam balai banjar. Petugas memastikan api tidak sampai merambat ke struktur bangunan utama.[*]
Editor : Hari Puspita