Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Diduga Anjing Idap Rabies, Gigit 12 Warga Sulahan, Bangli, Ada Korban Lansia yang Terjatuh dan Patah Tulang!

Dewa Ayu Pitri Arisanti • Selasa, 16 Desember 2025 | 14:20 WIB
ilustrasi suntikan vaksinasi antirabies. dok.radar bali
ilustrasi suntikan vaksinasi antirabies. dok.radar bali

BANGLI, RadarBali.id – Keresahan melanda warga Banjar Sulahan, Desa Sulahan, Kecamatan Susut, Bangli, setelah seekor anjing liar menggigit sedikitnya 12 warga pada Minggu (14/12/2025) petang.

Insiden ini menyebabkan seorang lansia berusia 84 tahun, I Dewa Ayu Ketut Ada, dilarikan ke rumah sakit setelah tidak hanya menderita luka gigitan, tetapi juga mengalami patah tulang paha kiri akibat terjatuh saat diserang anjing tersebut.

12 Warga Diserang di Jalan dan Rumah

Kepala Dusun Sulahan, I Nengah Sueka Putra, membenarkan kejadian itu pada Senin (15/12/2025). Menurutnya, serangan anjing berwarna hitam-putih itu bermula dari seorang pedagang sate ayam, Samsuri.

 Setelahnya, anjing tersebut menyerang warga lainnya, baik yang sedang beraktivitas di luar maupun di dalam rumah.

"Saya menerima laporan masyarakat sekitar pukul 17.00. Hingga malam, tujuh orang yang tergigit, kemudian bertambah lagi lima saat pendampingan di puskesmas. Banyak yang digigit saat berada di jalan," terang Putra.

Korban Lansia Alami Patah Kaki

Korban paling parah adalah I Dewa Ayu Ketut Ada,84, yang langsung dilarikan ke RSUD Bangli. Humas RSUD Bangli, Sang Kompyang Ari Wijaya, menjelaskan kondisi korban saat tiba di IGD.

"Pasien datang ke IGD pada pukul 19.26 dengan keluhan nyeri pada paha kanan disertai luka robek di betis kanan, maupun patah tulang tertutup pada paha kiri," jelas Ari Wijaya. "Keluarga mengatakan pasien terjatuh saat digigit anjing liar sebelum masuk rumah sakit."jelasnya.

Belasan Korban Sudah Divaksin VAR

Meskipun anjing tersebut diduga kuat mengidap rabies, belasan warga yang menjadi korban gigitan telah segera mendapatkan Vaksin Anti Rabies (VAR). Warga harus dialihkan ke Puskesmas Susut 2 karena stok VAR di Puskesmas Kayu Ambua sempat habis.

Hingga berita ini diturunkan, tidak ada satu pun warga yang menunjukkan gejala rabies. Namun, mereka masih harus menunggu hasil pemeriksaan laboratorium dari Balai Besar Veteriner.

"Diperkirakan sore ini hasilnya keluar. Kami masih menelusuri siapa yang memiliki anjing ini," tutup Putra.[*]

Editor : Hari Puspita
#gigitan anjing #bangli #rabies