Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Badah! Gegara Salip-Salipan di Jalan, Berujung Bacok Teman Sendiri

Francelino Junior • Rabu, 17 Desember 2025 | 13:19 WIB
ilustrasi perkelahian gegara disalip kendaraannya. (dok.Jawa Pos.com)
ilustrasi perkelahian gegara disalip kendaraannya. (dok.Jawa Pos.com)

SINGARAJA, RadarBali.id – Ada-ada saja. Hanya gegara masalah sepele, di jalan raya, berujung tindak kekerasan serius di Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, pada Minggu (14/12/2025).

I Ketut Hardiasa,24, warga Desa Bungkulan, menjadi korban pembacokan oleh temannya sendiri, Ketut Sri Purnawa,25, setelah terlibat perselisihan karena aksi salip-menyalip.

Kapolsek Kubutambahan, AKP Kadek Robin Yohana, menjelaskan insiden bermula di Jalan Raya Air Sanih, Banjar Dinas Pasek, Desa Kubutambahan. Pelaku, Sri Purnawa, menyalip sepeda motor Hardiasa hingga hampir mengenai kendaraan korban.

"Korban kemudian merasa tidak terima dan mencari pelaku. Saat keduanya berhenti, pelaku langsung memukul korban dengan tangan mengepal dan mengenai pipi kiri Hardiasa," terang AKP Robin, Selasa (16/12/2025).

Diserang dengan Sabit Kecil

Meski sempat berpisah, keduanya kembali bertemu tak lama kemudian di areal lapangan Pura Penyusuan. Di lokasi kedua inilah, konflik memanas menjadi tindak kekerasan yang lebih parah.

Sri Purnawa tiba-tiba menyerang Hardiasa menggunakan senjata tajam sejenis sabit kecil, yang mengenai telapak tangan kiri korban.

"Aksi penyerangan tersebut langsung dilerai oleh orang-orang di sekitar lokasi," tambah Kapolsek.

Pelaku diketahui baru saja mengonsumsi minuman beralkohol jenis arak saat kejadian. Ironisnya, pelaku dan korban adalah teman yang sudah saling kenal baik.

Berakhir Damai

Meski kejadian ini dilaporkan ke Polsek Kubutambahan pada Senin (15/12), kasus tersebut berakhir secara kekeluargaan. Kedua belah pihak, baik pelaku maupun korban, sepakat untuk berdamai dan telah menandatangani surat pernyataan di Kantor Pemerintah Desa Kubutambahan pada Selasa (16/12/2025).[*]

Editor : Hari Puspita
#pembacokan #perkelahian #buleleng #keributan