Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Menjaring Ikan di Laut, Tak Bisa Berenang, Pria Nahas Asal Tukadsumaga Ini Tewas Tenggelam di Pantai Kalanganyar

Francelino Junior • Rabu, 24 Desember 2025 | 14:41 WIB

 

ilustrasi orang tenggelam. (Jawa Pos.com)
ilustrasi orang tenggelam. (Jawa Pos.com)

SINGARAJA, Radar Bali.id – Maksud hati mencari nafkah dengan menjaring ikan, Kadek Minggu , 48, justru harus kehilangan nyawa.

Warga Desa Tukadsumaga, Kecamatan Gerokgak, Buleleng,  ini ditemukan tewas setelah tenggelam di Pantai Kalanganyar, Desa Banjarasem, Kecamatan Seririt, pada Senin (22/12/2025) siang.

Peristiwa tragis ini bermula saat korban datang ke pantai sekitar pukul 12.00 Wita bersama rekannya, Ketut Ariasa,45. Ironisnya, diketahui bahwa keduanya sebenarnya tidak memiliki kemampuan berenang.

Teriakan Minta Tolong yang Terputus

 Menurut keterangan saksi Ariasa, suasana tenang seketika pecah saat ia mendengar korban berteriak minta tolong sambil melambaikan tangan dari tengah laut. Panik karena tak bisa berenang, Ariasa berusaha menyelamatkan rekannya dengan cara menarik jaring yang mereka gunakan, berharap korban bisa berpegangan.

"Saksi sempat menarik jaring bersama warga lokal, namun tubuh korban sudah hilang ditelan ombak," jelas Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz.

Tak lama setelah dilaporkan ke kantor desa, tubuh korban ditemukan mengapung di sebelah timur muara. Warga kemudian mengevakuasi jenazah menggunakan kayu agar bisa dibawa ke tepi pantai.

Hasil Pemeriksaan Medis

Pemeriksaan dari tim medis Puskesmas Seririt II menunjukkan bahwa korban murni meninggal karena tenggelam. Petugas menemukan busa keluar dari mulut korban serta pupil mata yang telah membesar, namun tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik.

Pihak keluarga menyatakan telah mengikhlaskan kejadian tersebut sebagai musibah murni dan menolak dilakukan autopsi lebih lanjut agar jenazah bisa segera disemayamkan di rumah duka.[*]

Editor : Hari Puspita
#orang tenggelam #musibah #menjaring ikan #buleleng