Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Waduh! Gadis 19 Tahun Kena Rudapaksa, Malam Tahun Baru Berubah Mimpi Buruk

Andre Sulla • Selasa, 6 Januari 2026 | 21:11 WIB
Ilustrasi perkosaan gadis 19 tahun di Padangsambian Barat
Ilustrasi perkosaan gadis 19 tahun di Padangsambian Barat

DENPASAR, radarbali.jawapos.com – Harapan merayakan malam pergantian tahun justru berujung trauma mendalam bagi Allya R, 19. Perempuan asal Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) itu menjadi korban pemerkosaan oleh pria yang baru dikenalnya, Rabu (31/12/2026) malam.

Peristiwa memilukan tersebut terjadi di sebuah kamar kos di Jalan Gunung Batur, Padangsambian, Denpasar Barat, sekitar pukul 23.30 WITA. Pelaku diketahui berinisial Nuljulul U, 23, asal Masbagik, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, yang kini masih dalam pengejaran polisi.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bali, aksi bejat itu baru dilaporkan tiga hari setelah kejadian. Gadis ini akhirnya memberanikan diri melapor ke Polresta Denpasar, Sabtu (3/1/2026). "Katanay dia shok dan trauma berat akibat perbuatan pelaku. Akhirnya memberikan diri melapor," beber sumber, Selasa (6/01/2026).

 Baca Juga: Resmi! TPG 2026 Cair Bulanan Mulai Januari 2026, Ini Syarat dan Besarannya

Sumber di lapangan mengungkapkan, antara korban dan pelaku baru saling mengenal sehari sebelum kejadian. Perkenalan itu bermula saat gadis ini keluar bersama seorang temannya untuk menikmati malam tahun baru. Awalnya ia pergi bertiga.

"Temannya dijemput pacarnya, sementara pacar temannya itu datang bersama satu orang temannya lagi, yakni pelaku,” ujar sumber. Karena tidak memiliki pasangan, ia kemudian dibonceng oleh pelaku menggunakan sepeda motor.

Mereka pun berboncengan menyusuri jalanan Kota Denpasar di malam pergantian tahun. Namun ditengah perjalanan, pelaku tiba-tiba berpisah dari rombongan. Saat ditanya, pelaku berdalih hendak mampir ke kosnya di kawasan Perumahan Tegal Wangi Asri, Sesetan, Denpasar Selatan, dengan alasan sakit perut dan ingin buang air besar.

 Baca Juga: Korban Pengeroyokan di Bongan Tabanan Ternyata Anak Yatim Piatu, Terima Permintaan Maaf 6 Pelaku

Korban yang tak menaruh curiga mengikuti pelaku. Setibanya di lokasi, pelaku masuk lebih dulu ke kamar kos, sementara korban menunggu di luar. “Tak lama kemudian, pelaku tiba-tiba menarik tangan korban dan memaksanya masuk ke kamar,” ungkap sumber.

Gadis ini sempat berontak, namun ia dengan kasar menyeretnya masuk, lalu mengunci pintu kamar kos dari dalam. Di dalam kamar, lelaki bejat itu memaksanya untuk berhubungan badan. Permintaan tersebut ditolak. Penolakan itu justru memicu kebrutalan pria ini.

Dengan beringas, ia membuka paksa pakaian korban dan memperkosanya satu kali. “Korban mengaku diperkosa satu kali,” lagi kata sumber. Setelah melampiaskan nafsunya, ia justru mengantar gadis ini kembali ke kosnya.

 Baca Juga: Pujawali Pura Dhang Kahyangan Petitenget, Hingga 10 Januari 2026 Umat Tidak Diperkenankan Melaksanakan Upacara Atiwa-tiwa

"Korban pulang dalam kondisi menangis dan mengalami trauma berat akibat kejadian tersebut," kihanya. Mendapat laporan, Unit Reskrim Polresta Denpasar langsung melakukan penyelidikan dengan mendatangi lokasi kejadian serta memintai keterangan sejumlah saksi.

Identitas pelaku telah dikantongi, namun hingga kini Nuljulul U masih buron. Terkait ini, Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Eka Putra Jaya, SH, MH, yang baru menjabat menggantikan Kompol Ketut Sukadi, belum respon dikonfirmasi terkait perkembangan kasus tersebut.***

Editor : M.Ridwan
#kamar kos #perkosaan #malam pergantian tahun