Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Aksi Heroik Warga Gagalkan Percobaan Bunuh Diri Pemuda di Jembatan Sangket, Polisi Lakukan Evakuasi Paksa

Francelino Junior • Rabu, 28 Januari 2026 | 08:50 WIB
TERSELAMATKAN: Remaja berinisial KBD terselamatkan dari Upaya bunuh diri di Jembatan Sangket, Sukasada, Buleleng. (Foto: Polres Buleleng untuk Radar Bali)
TERSELAMATKAN: Remaja berinisial KBD terselamatkan dari Upaya bunuh diri di Jembatan Sangket, Sukasada, Buleleng. (Foto: Polres Buleleng untuk Radar Bali)

 

SINGARAJA, RadarBali.id– Suasana mencekam terjadi di Jembatan Sangket-Sambangan, Kecamatan Sukasada, Selasa (27/1/2026) dini hari sekitar pukul 01.00 Wita.

 Seorang pemuda berinisial KBD,22, nyaris mengakhiri hidupnya sebelum akhirnya berhasil diselamatkan oleh aksi sigap warga setempat.

Detik-detik menegangkan tersebut sempat terekam kamera warga dan viral di media sosial. Dalam video berdurasi 40 detik, tampak KBD yang mengenakan hoodie abu-abu sudah berdiri di atas pagar pembatas jembatan.

Beruntung, seorang pemuda lain dengan cepat mendekat dan menarik tubuh KBD hingga terjatuh ke badan jalan sebelum aksi nekat itu terlaksana.

"Saksi sempat bertanya ada masalah apa, namun korban hanya terisak dan mengaku sudah tidak kuat menjalani hidup," ungkap Kasi Humas Polres Buleleng, IPTU Yohana Rosalin Diaz, Selasa siang.

Aparat Polsek Sukasada yang tiba di lokasi sempat mencoba melakukan mediasi persuasif selama 40 menit agar KBD mau terbuka. Namun, karena korban terus bungkam dan kondisi psikisnya tidak stabil, polisi akhirnya mengambil langkah evakuasi paksa untuk memulangkannya ke rumah keluarga di Desa Sambangan.

"Kami mengimbau pihak keluarga untuk meningkatkan pengawasan dan memberikan pendampingan psikologis yang intensif agar kejadian serupa tidak terulang," pungkas IPTU Yohana.[*]

Editor : Hari Puspita
#depresi #remaja #buleleng #upaya bunuh diri