NUSA PENIDA, Radar Bali.id– Topografi wilayah Nusa Penida dengan jalanan berkelok, tanjakan tajam, serta turunan curam kembali memicu rentetan kecelakaan.
Kejadian ini dalam kurun waktu kurang dari 24 jam, dua unit truk dilaporkan jatuh ke jurang di lokasi berbeda pada Sabtu (7/2/2026) dan Minggu (8/2/2026).
Insiden Pertama: Tak Kuat Menanjak di Pejukutan
Kecelakaan pertama menimpa truk bernomor polisi DK 8336 PZ yang dikemudikan oleh Muryanto, pria asal Magetan, Jawa Timur. Peristiwa ini terjadi di Jalan Raya Pejukutan pada Sabtu malam sekitar pukul 21.00 Wita.
Truk yang sarat muatan semen tersebut awalnya melaju dari arah timur menuju barat. Namun, saat melintasi tanjakan curam yang menikung ke kiri, kendaraan tersebut kehilangan tenaga. Truk akhirnya mundur tak terkendali dan terjatuh ke jurang di sisi kanan jalan sedalam 2 meter.
"Sopir truk hanya mengalami luka ringan pada jari kelingking. Kerugian material akibat kejadian ini diperkirakan mencapai Rp200 ribu," ujar Kapolsek Nusa Penida, Kompol I Ketut Kesuma Jaya, Minggu (8/2/2026).
Insiden Kedua: Bahu Jalan Amblas di Desa Sakti
Belum genap sehari, kecelakaan serupa kembali terjadi pada Minggu pagi sekitar pukul 09.20 Wita. Kali ini, truk DK 9065 UC yang dikemudikan I Wayan Jero terperosok ke jurang di Jalan Raya Bucang, Desa Sakti.
Kejadian bermula saat Wayan Jero melaju dari arah timur. Saat berpapasan dengan mobil lain dari arah berlawanan, ia berinisiatif mengambil bahu jalan di sebelah kiri untuk memberi ruang. Nahas, bahu jalan yang dipijak truk tersebut amblas.
"Akibat kondisi bahu jalan yang tidak stabil, truk terperosok dan jatuh ke jurang dengan kedalaman sekitar 3 meter," beber Kompol Kesuma Jaya. Beruntung, sopir hanya mengalami luka lecet pada jari kelingking kiri, sementara kerugian material ditaksir sebesar Rp1 juta.
Pihak kepolisian pun mengimbau para pengendara, terutama kendaraan bermuatan berat, untuk lebih ekstra waspada saat melintasi jalur-jalur ekstrem di Nusa Penida guna menghindari terulangnya kecelakaan tunggal serupa.[*]
Editor : Hari Puspita