SEMARAPURA, Radar Bali.id – Aksi balap liar di kawasan Pusat Kebudayaan Bali (PKB) Klungkung kian meresahkan sekaligus terorganisir.
Polisi mengungkapkan bahwa para pelaku balap liar kini menggunakan teknologi drone dan memantau media sosial Polres Klungkung untuk menghindari razia petugas.
Terbaru, sebuah video viral menunjukkan ratusan remaja kocar-kacir saat personel Satlantas Polres Klungkung mendatangi Jembatan Merah PKB pada Minggu (10/8/2026) sore.
Meski polisi datang dengan kekuatan penuh, massa yang berjumlah lebih dari seratus orang tersebut berhasil melarikan diri karena sudah memantau pergerakan petugas.
"Mereka sangat rapi. Mereka pakai drone untuk pantau posisi polisi dan memantau medsos kami. Mereka beraksi saat tahu kami sedang sibuk pengamanan di tempat lain," ungkap Kasat Lantas Polres Klungkung, AKP Untung Laksoni, Selasa (12/8/2026).
Selain intelijen yang kuat, para pelaku juga berani mencuri barrier atau pembatas jalan milik polisi yang sudah dipasang sebagai penghalang.
Hingga saat ini, pihak Polres Klungkung masih menunggu realisasi pengadaan portal permanen dari Pemkab Klungkung untuk menutup pintu masuk kawasan tersebut secara efektif.[*]
Editor : Hari Puspita