SEMARAPURA, RadarBali.id – Intensitas hujan yang tinggi pada Minggu (15/3/2026) sore memicu serentetan bencana alam di Kabupaten Klungkung.
Akses jalan utama yang menghubungkan Desa Timuhun menuju Desa Bungbungan dilaporkan lumpuh total akibat tertimbun material tanah longsor dan rintangan pohon tumbang.
Laporan darurat mulai membanjiri grup WhatsApp Klungkung Tangguh Bencana sejak pukul 15.58 WITA. Kalaksa BPBD Klungkung, I Putu Widiada, mengonfirmasi bahwa tim Reaksi Cepat (TRC) telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi.
"Jalan sama sekali tidak bisa dilalui. Kami sedang mengeksekusi pohon tumbang yang melintang dan saat ini sedang menunggu alat berat agar material longsor bisa segera dibersihkan," ujar Widiada.
Tak hanya menutup jalan, hujan deras juga memicu longsor di Desa Adat Takedan, Desa Selat. Bencana ini menyebabkan kerusakan pada tembok dan pelinggih tempat ibadah warga. Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gede Surya Putra, mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan menghindari jalur rawan sementara waktu. "Kami mohon warga menghindari jalur Timuhun-Bungbungan hingga proses evakuasi selesai," tegasnya.[*]
Editor : Hari Puspita