Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Petaka Memperbaiki Helm Saat Berkendara, Pemotor NMAX Tewas Dihantam Fuso di Jalur Denpasar-Gilimanuk

Juliadi Radar Bali • Senin, 16 Maret 2026 | 22:34 WIB

MOTOR KORBAN RUSAK BERAT : Korban pemotor NMAX yang tewas dan polisi tengah melakukan olah TKP di Jurusan Denpasar – Gilimanuk, Banjar Koripan Kelod, Desa Abiantuwung,  Tabanan. (juliadi)
MOTOR KORBAN RUSAK BERAT : Korban pemotor NMAX yang tewas dan polisi tengah melakukan olah TKP di Jurusan Denpasar – Gilimanuk, Banjar Koripan Kelod, Desa Abiantuwung, Tabanan. (juliadi)

 

TABANAN, RadarBali.id – Kelalaian kecil saat berkendara kembali memakan korban jiwa. I Putu Deni Rahadi,33, seorang pria asal Pererenan, Mengwi, menghembuskan napas terakhirnya setelah terlibat kecelakaan maut di Jalan Umum Jurusan Denpasar – Gilimanuk, tepatnya di Banjar Koripan Kelod, Desa Abiantuwung, Kediri, Senin (16/3/2026).

Peristiwa tragis ini bermula saat korban yang mengendarai Yamaha NMAX bernopol DK-4674-FBN melaju dari arah timur (Denpasar) menuju barat.

Saat melintas di jalan lurus, konsentrasi korban diduga terpecah karena berusaha memperbaiki posisi helmnya sambil tetap memacu kendaraan.

Nahas, tindakan tersebut membuat motor korban oleng ke kanan hingga melewati marka tengah jalan. Di saat bersamaan, sebuah truk Mitsubishi Fuso bernopol P-9420-VB yang dikemudikan Nuriyanto datang dari arah berlawanan.

Benturan keras pun tak terhindarkan. Akibatnya, korban mengalami luka berat pada bagian kepala serta patah tulang kaki, dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian (TKP).

Kasi Humas Polres Tabanan, AKP Gusti Made Berata, mengonfirmasi bahwa kasus ini murni disebabkan oleh faktor kelalaian manusia (human error).

 "Korban kehilangan fokus karena memperbaiki helm saat berjalan. Kami mengimbau masyarakat untuk selalu berhenti sejenak jika ingin membetulkan perlengkapan berkendara, demi keselamatan nyawa," tegasnya.[*]

Editor : Hari Puspita
#lakalantas #musibah #tabanan #kecelakaan