Nahas, Lupa Pasang Rambu Darurat Usai Ban Pecah, Truk Logistik Dihantam Pikap di Jalur Tengkorak

Juliadi Radar Bali • Dipublikasikan Jumat, 3 April 2026 | 05:14 WIB
NAHAS DI JALAN: Kondisi truk mitsubishi  colt diesel yang alami kecelakaan dengan sebuha mobil pickup di Jalan Denpasar-Gilimanuk. (foto/juliadi)
NAHAS DI JALAN: Kondisi truk mitsubishi  colt diesel yang alami kecelakaan dengan sebuha mobil pickup di Jalan Denpasar-Gilimanuk. (foto/juliadi)

TABANAN, Radar Bali.id – Sebuah kelalaian kecil di jalan raya kembali memicu kecelakaan lalu lintas serius di Jalur Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di Banjar Dinas Pucuk, Desa Bantas, Selemadeg Timur pada Kamis (2/4/2026) sekitar pukul 05.30 Wita.

Insiden tabrakan keras ini melibatkan truk logistik Mitsubishi Colt Diesel dengan sebuah Isuzu pikap yang melaju kencang dari arah yang sama.

Baca Juga: Adu Banteng Travel vs Truk di Jalur Nasional Jembrana Akibat Sopir Microsleep, Dua Sopir Sempat Terjepit

Penyebab kecelakaan ini bermula dari pecahnya ban bagian depan sebelah kanan truk bernopol K 8173 JC yang dikemudikan oleh Slamet Wahyudi ,29.

Baca Juga: Tragis, Tragedi Manggis: Hendak Menyalip, Pemotor Tewas Seketika Usai Adu Banteng dengan Truk Boks

Meski Slamet berhasil menguasai kemudi dan menghentikan laju truk di ruas badan jalan sebelah kanan, dirinya mengabaikan satu hal krusial: tidak memasang tanda atau rambu darurat bagi pengendara lain.

Berselang beberapa menit kemudian, dari arah belakang meluncur Isuzu Pickup bernopol DK 8499 BM yang dikemudikan oleh Muhammad Zekiyul Fawaid,26.

"Karena kondisi jalan yang menurun dan tidak adanya tanda peringatan bahaya di lokasi truk berhenti, sopir Isuzu Pickup yang melaju dari arah belakang terkejut dan gagal menghindar hingga menghantam keras bagian belakang truk," ungkap Kasi Humas Polres Tabanan AKP Gusti Made Berata.

Akibat hantaman keras tersebut, Muhammad Zekiyul yang merupakan warga asal Banyuwangi mengalami sejumlah luka-luka di tubuhnya dan kini tengah dilarikan ke RSUD Tabanan untuk mendapatkan perawatan intensif. Polisi menyimpulkan murni kecelakaan terjadi akibat abainya sopir truk dalam menerapkan standar prosedur keselamatan saat berhenti darurat di jalan raya.[*]

Editor : Hari Puspita
Sumber : Radar Bali
lakalantas tabanan kecelakaan tabrakan