NEGARA, RadarBali.id – Jalur nasional Denpasar–Gilimanuk kembali menunjukkan "taringnya" sebagai jalur tengkorak. Sebuah truk boks bermuatan sekitar lima ton cairan infus terguling di KM 57–58, Banjar Pengeragoan Dangin Tukad, Pekutatan, Sabtu (11/4/2026) lalu, setelah terlibat manuver dramatis untuk menghindari kecelakaan yang lebih fatal.
Peristiwa ini bermula saat truk bernopol B 9549 UXZ yang dikemudikan Hendrik Susanto, 46, melaju dari arah Gilimanuk. Tiba-tiba, dari arah berlawanan, sebuah mobil Avanza misterius menyalip hingga masuk ke jalur truk.
Kaget melihat kendaraan yang "makan jalan" tersebut, Hendrik secara spontan membanting setir ke kiri.
Sialnya, ban truk melindas gundukan rabat beton di pinggir jalan yang sempit. Kendaraan sempat terangkat sebelum akhirnya terhempas dan terguling di badan jalan.
“Sopir truk kaget lalu spontan membanting setir ke kiri. Beruntung tidak ada korban jiwa, pengemudi hanya mengalami luka gores ringan di telinga,” jelas Kapolsek Pekutatan, Kompol I Putu Suarmadi.
Meski arus lalu lintas sempat tersendat, kepolisian sigap menerapkan sistem buka tutup sehingga tidak terjadi antrean panjang. Kendati demikian, kerugian materiil ditaksir mencapai Rp10 juta akibat kerusakan bagian depan truk.
Polsek Pekutatan kini mengimbau para pengguna jalan untuk ekstra waspada, mengingat kontur jalan di lokasi tersebut yang berliku, sempit, dan padat kendaraan besar.[*]
Editor : Hari Puspita