Mabuk Berat dan Cemburu Buta, Pemuda asal Jember Mengamuk di Warung Bakso

Dewa Ayu Pitri Arisanti • Dipublikasikan Jumat, 24 April 2026 | 07:43 WIB
ilustrasi diikat karena mabuk cinta. (gambar digital gemini/radar bali)
ilustrasi diikat karena mabuk cinta. (gambar digital gemini/radar bali)

SEMARAPURA, Radar Bali.id – Cinta memang bisa membutakan mata dan hati. Dampaknya , suasana di depan Warung Bakso Kadung Tresna, Kelurahan Semarapura Kelod, mendadak mencekam pada Rabu (22/4/2026) siang sekitar pukul 13.30 Wita.

Baca Juga: Badah! Sopir Truk Mabuk Ngamuk di Sidakarya, Zig-Zag di Jalan hingga Tantang Warga

Seorang pemuda bernama Ashari,20, asal Jember yang menetap di Desa Kusamba, mengamuk hingga harus “ditenangkan” warga dengan cara diikat.

Baca Juga: Mabuk Miras, Emosi Meledak Sesaat, Tebas Paman Sendiri saat Nyepi, Kini Koming Terancam Hukuman Lima Tahun Penjara

Aksi nekat Ashari diduga kuat dipicu oleh rasa cemburu yang membara, diperparah dengan kondisi pelaku yang sedang berada di bawah pengaruh minuman keras (miras).

Kronologi Kejadian

Melihat tindakan pelaku yang mulai membahayakan, pemilik warung bersama warga sekitar langsung bergerak cepat. Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, warga terpaksa mengikat tangan pelaku sembari menunggu kedatangan pihak kepolisian.

Kasi Humas Polres Klungkung, Iptu I Dewa Nyoman Alit Punarwibawa, membenarkan kejadian tersebut. "Pelaku sudah diamankan ke Polsek Klungkung untuk dimintai keterangan. Rencananya akan dilakukan mediasi atau pertemuan antar pihak terkait," terangnya.[*]

Editor : Hari Puspita
Sumber : Radar Bali
cinta buta semarapura cemburu klungkung mabuk