DENPASAR, radarbali.jawapos.com – Warga di kawasan Sanur Kauh, Denpasar Selatan, digegerkan dengan penemuan jenazah seorang bayi perempuan di halaman rumah warga pada Sabtu (2/5/) pagi. Bayi tersebut ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa di atas sebuah meja kayu.
Kepala Seksi Humas Polresta Denpasar, I Gede Adi Saputra, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menyampaikan bahwa penemuan terjadi sekitar pukul 06.16 Wita di Jalan Tirta Ening II 10X, Sanur Kauh, Denpasar Selatan, Kota Denpasar.
”Peristiwa penemuan jenazah bayi perempuan ini terjadi pada Sabtu pagi sekitar pukul 06.16 Wita di wilayah Sanur Kauh,” ujar I Gede Adi Saputra, Senin (4/5/2026).
Baca Juga: Ngeri! Porsi Dana Desa 70 persen Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Para Perbekel di Bali Pengeng
Menurut keterangan kepolisian, penemuan bermula saat seorang saksi hendak menyapu halaman depan rumahnya. Saat itu, saksi melihat sesuatu yang mencurigakan di atas meja kayu yang berada di halaman rumahnya. Setelah didekati, saksi mendapati sosok bayi yang tergeletak.
”Awalnya saksi hendak menyapu halaman, kemudian melihat bayi berada di atas meja kayu. Saksi lalu berteriak dan memeriksa kondisi bayi tersebut, namun diketahui bayi sudah tidak bernapas,” jelasnya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di tempat kejadian perkara (TKP), bayi perempuan tersebut ditemukan dalam posisi terlentang di atas handuk berwarna pink dan hanya mengenakan popok.
Lebih lanjut, hasil identifikasi sementara oleh pihak kepolisian tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Namun, kondisi tali pusar bayi diketahui belum terputus.
”Dari hasil identifikasi, nihil ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Tali pusar bayi masih belum terputus, dibungkus menggunakan tisu dan dijepit dengan penjepit kertas,” ungkap I Gede Adi Saputra.
Tim Identifikasi Polresta Denpasar tiba di lokasi sekitar pukul 10.45 Wita untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.
Selanjutnya, sekitar pukul 11.30 Wita, jenazah bayi tersebut dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Pusat Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah menggunakan ambulans milik BPBD Kota Denpasar guna pemeriksaan lebih lanjut.
Pihak kepolisian hingga kini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab atas kejadian tersebut serta latar belakang penelantaran bayi tersebut.
”Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penemuan bayi ini,” tutupnya.***
Editor : M.Ridwan